Iklan

Sebagai pengelola air bersih terbaik di Indonesia, ATB layak jadi rujukan banyak perusahaan. Tidak hanya dari sejumlah PDAM maupun instansi pemerintahan dari dalam negeri, berbagai perusahaan dari luar negeri memilih ATB sebagai tujuan studi banding.

Setiap bulannya ATB selalu mendapat kunjungan dari berbagai perusahaan, termasuk PT PAM Lyonnaise Jaya atau lebih dikenal dengan Palyja sebagai penyedia air bersih di wilayah Barat DKI Jakarta berkunjung ke ATB.

Customer Care Department Head PT Palyja Jakarta, Rani Santi mengatakan, ATB jadi tempat studi banding yang sudah dipilih pimpinan. Pihaknyapun ingin mendapatkan wawasan, bertukar pengalaman seputar pelayanan, pembacaan meter pelanggan hingga contac center dan sistem aplikasi yang digunakan di ATB.

“ATB sudah luar biasa, disini ATB juga mengedepankan aspek pelayanan dan itu semua didukung dengan teknologi yang mumpuni melalui SCADA terintegrasi dan AIRS, ATB layak jadi percontohan,” tutur Rani mewakili lima orang tim dari Palyja saat mendapat penjelasan seputar pelayanan ATB di IPA Mukakuning akhir pekan lalu.

Rombongan PT Palyja dari berbagai departemen, mendapatkan informasi seputar pelayanan meter air maupun pelayanan melalui contac center di ATB. Sembari berdiskusi, antusias tanya jawabpun terlihat

“Proses pelayanan di ATB sudah sangat bagus dan sudah terlaksana dengan baik, seperti monitoring pemakaian pelanggan bisa dapat diketahui secara realtime, termasuk untuk data pelanggan lainnya, kami ingin belajar lebih banyak ke ATB,” jelas Rani.

Sementara itu, Manager NRW ATB Sadma Lastyanta didampingi jajaran di ATB yakni Manager IT & System Jamaluddin, Manager Finance Raja Roy bersama tim mengatakan, pembacaan meter pelanggan ATB dibagi dalam dua kelompok yakni pelanggan domestik dan pelanggan utama (key account).


Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus saat mendampingi rombongan PT. Palyja Jakarta saat kunjungan studi banding seputar pelayanan air bersih ke ATB Batam akhir pekan lalu.

Kegiatan pembacaan meteran pelanggan ATB setiap bulan dilakukan dari tanggal 1-25, dengan 1192 rute pembacaan seluruh pelanggan ATB. Dalam satu hari pembacaan dilakukan sekitar 12 ribu pelanggan dengan jumlah sebanyak 65 orang petugas pembaca meter.

“Setelah terpenuhi jadwal pembacaan meteran sampai tanggal 25, tim akan melakukan survei ulang ke lapangan untuk data-data pelanggan yang perlu dicermati, seperti pelanggan yang sudah diputus,” jelas Sadma.

Secara terstruktur tim meter reader ATB melakukan pembacaan meter dapat dimonitor dan dikontrol dengan baik. ATB juga menggunakan teknologi pendukung untuk lebih meningkatkan efisiensi, produktifitas dan efektifitas dalam pengelolaan air bersih.

“Kita menggunakan Mobile Meter Reading (MMR) dan Automatic Meter Reading (AMR) paduan hardware dan software yang dirancang sedemikian rupa untuk menghasilkan pembacaan meter lebih akurat. Begitu juga pengiriman data bacaan secara realtime disertai bukti foto dan koordinat akan membuat data bacaan meter lebih mudah untuk dianalisa. Termasuk Pemakaian air terlalu tinggi/rendah atau kebocorn jaringan pipa secara cepat diketahui,” tutur Sadma.

Selain berkunjung ke IPA Mukakuning, rombongan Palyja juga menyambangi area pelayanan dan Call Center ATB di Sukajadi. Hal ini guna mendapat gambaran lebih jauh bagaimana ATB melayani pelanggan secara maksimal.

“Call Center kita beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00-24.00 WIB, di Call Center juga dapat memonitor kondisi tekanan air di tempat pelanggan melalui tampilan dashboard SCADA ATB. Petugas Call center dapat mengetahui secara cepat kondisi realtime di lapangan,” ujar Maria Jacobus head Of Corporate Secretary sembari memperkenalkan SCADA terintegrasi ATB.

Kunjungan Palyja ke ATB dapat dimanfaatkan dengan baik, ATB tentunya turut senang dan bangga bisa berbagi seputar informasi pengelolaan air bersih ke perusahaan air lainnya.

“Tentunya kami berharap dimasa mendatang ATB bisa terus semangat dan terus maju dalam berbagai inovasi dalam pelayanan, jangan berhenti dan saling berbagi pengalaman dengan PDAM lainnya,” tutur Rani

Mengedepankan inovasi teknologi yang dibangun secara in-house development, mengantarkan ATB saat ini sebagai benchmark bagi banyak perusahaan air di Indonesia, bahkan dunia internasional. Setiap bulannya ATB dikunjungi hingga delapan kali dari berbagai perusahaan, intansi pemerintah maupun dari Universitas/akademi. (*)

Advertisement
loading...