batampos.co.id – Jagat maya Kota Batam pagi tadi sempat dihebohkan dengan foto viral sosok lelaki tewas di parkiran bandara Hang Nadim.
Siapa sejatinya pria itu?
Isak tangis pecah di ruang Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau (Kepri). Tangisan itu berasal dari keluarga Herman, 52, laki-laki yang ditemukan dalam keadaan meninggal di parkiran Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Rabu (7/11).
Dua anak perempuan Herman tampak terpukul dengan peristiwa yang terjadi. Dalam dekapan kerabatnya yang turut hadir di ruang depan Instalasi Forensik ini, keduanya tak henti menangis. Mata kedua anak perempuan korban pun terlihat sembab dan basah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso, awalnya jasad korban ditemukan oleh seorang porter bandara.
Porter itu curiga melihat sosok pria yang tergeletak di tangga parkiran sepeda motor. Porter yang diketahui bernama Bambang ini mendekati dan membawa pria tersebut dibantu oleh beberapa warga dibawa ke klinik bandara.
“Informasinya begitu, yang bersangkutan baru saja mengantar penumpang, tapi belum diketahui secara pasti,” kata Suwarso,Rabu (7/11).
Sementara itu, pihak rumah sakit sampai saat ini masih manunggu koordinasi dengan keluarga terkait bagaimana penanganan Herman. Apakah akan dilakukan visum atau tidak. Dari informasi awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh Herman.
Riki Ruza, 44, Sekertaris RT dimana Herman tinggal mengatakan, kematian laki-laki asal Lombok ini mengagetkan semua orang. Karena, pada malam harinya Herman masih berkegiatan seperti biasanya. Korban masih bergaul dan berinteraksi dengan tetangga.
“Kalau sudah ajal tidak bisa diapakan lagi. Kita berharap semua proses setelah ini bisa berjalan lancar,” kata Riki ketika ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.
(bbi/JPC)
