Iklan

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Natuna, Wan Siswandi mengatakan, pada 2016 lalu, Pemerintah Kabupaten Natuna sudah membentuk satu kampung keluarga berencana (KB) yaitu di Desa Tanjung.

Pada 2018 di tiap-tiap kecamatan sudah terbentuk.

“Kampung KB dibentuk untuk meningkatkan kualitas manusia, diawali dengan pemberian gizi yang baik, sehingga tidak terjadi kelahiran stunting,” ujar Siswandi saat memimpin rapat Koordinasi pengelolaan kampung keluarga berencana (KKB) tingkat Kabupaten, di Aula Kantor Bupati Natuna, Rabu, (7/11/2018).

Menurut Siswandi, diperlukan upaya ekstra mendukungan para pemangku kepentingan dan mitra kerja. Seperti Puskesmas, Dinas Sosial, Camat, Binmas, dan Babinsa. Di mana mereka bersama-sama mendukung pelaksanaan program pengelolaan KKB.

“Bukan hanya mendukung, tetapi harus bersinergi, mengatasi masalah stunting, kebersihan, dan lingkungan hidup,” ujar Siswandi.

Siswandi menyebutkan, kampung KB dibuat untuk melayani kebutuhan masyarakat dalam membangun dan merencanakan keluarga, mendukung program pemerintah. Selain itu, Natuna saat ini menjadi perhatian semua elemen, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

“Kampung KB akan terus dievaluasi supaya ke depannya mendapat hasil yang nyata,” ujarnya.(arn)

Advertisement
loading...