Iklan
Presiden Direktur ATB Batam Benny Andrianto menyampaikan materi ATB Best Water company Best Practice and Lesson Learned dihadapan peserta Infrawater Indonesia Conference 2018

Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2018 merupakan ajang pameran infrastruktur terbesar dan terlengkap yang berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 31 Oktober 2018 hingga 2 November 2018 di Jakarta International Expo (JIExpo).

IIW 2018 yang memasuki tahun keenam pelaksanaannya ini, menyajikan platform yang dihadiri oleh banyak kalangan profesional dari berbagai negara dalam satu lokasi pameran. Para pengunjung berkesempatan untuk membangun koneksi, peluang bisnis baru, mendapatkan pengetahuan baru akan dunia infrastruktur Indonesia serta meningkatkan daya saing di kelas dunia. Kemajemukan peserta IIW 2018 juga memberikan gambaran terhadap produk-produk serta teknologi baru yang mampu mendongkrak industri infrastruktur Indonesia.

Event yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo ini mengadopsi konsep show-within-a-show dengan mengusung 6 pameran dagang vertikal dalam ruang lingkup sektor infrastruktur antara lain InfraEnergy Indonesia, InfraPorts Indonesia, InfraSecurity Indonesia, InfraRail Indonesia, InfraWater Indonesia dan Special Economic & Industrial Zones (SEIZ).

Selain pameran dagang, IIW 2018 juga menghadirkan konferensi dengan topik antara lain Infrafinance Conference, Infraenergy Conference, Infraport Conference, Infrarail Conference, Infrawater Conference, Infrasecurity Conference, SEIZ Conference dan Trenchless Tech Indonesia Conference. Ada 131 partisipan dari 11 perusahaan BUMN, 72 perusahaan swasta nasional dan 48 perusahaan internasional yang berasal dari 10 negara di kawasan Asia dan Eropa mengikuti IIW 2018.

Presiden Direktur ATB, Benny Andrianto Antonius didaulat sebagai Top Speaker dalam Infrawater Indonesia Conference. ATB dianggap mampu memberikan insight dan menjadi pelopor bagi pengelolaan air yang produktif, efisien dan efektif karena memiliki best practice system sehebat ATB Integrated System (AIRS) dan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA). Selain ATB, Infrawater Indonesia Conference juga menghadirkan pembicara ahli dari Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM), PT Aetra Tangerang, PAM Jaya dan Dirjen Cipta Karya.

Teknologi AIRS dan ATB SCADA 4.0 terintegrasi memungkinkan petugas ATB melakukan kendali dan pengawasan jarak jauh terhadap proses produksi dan distribusi yang berlangsung di setiap Instalasi Pengolahan Air. Melalui perangkat SCADA, operator dapat mendeteksi kekuatan aliran dan tekanan air, debit air, kapasitas dan kualitas air yang diproduksi dari satu tempat.

SCADA berperan penting dalam upaya ATB menurunkan tingkat kebocoran dengan cara mengoptimalkan manajemen sumber daya, energi dan pembiayaan. Hal ini sangat menguntungkan baik ATB maupun pelanggan karena dengan rendahnya tingkat kebocoran membuat pelanggan menerima pelayanan prima dari ATB. Teknologi AIRS dan SCADA 4.0 yang dibangun ATB menjadikan ATB sebagai pelopor dan benchmark dalam lingkup inovasi teknologi baik skala nasional maupun internasional.***

Advertisement
loading...