
batampos.co.id – Pasar Seroja di Dapur 12, Sagulung tidak dimanfaatkan maksimal. Pasar yang dibangun Pemko Batam tersebut hanya digunakan untuk pasar kaget setiap hari Sabtu pagi dan Rabu Sore.
”Ramainya hanya di pasar kaget ini saja, kalau di dalam pasar tidak terlalu,” ujar seorang pedagang, Romi, Sabtu (10/11) kemarin. Menurut Romi, ada juga beberapa pedagang yang berjualan tetapi di bangunan semi ruko. Dan selalu sepi pengunjung setiap harinya.
Padahal menurutnya, akses jalan menuju lokasi pasar sudah bagus dan berada di permukiman padat penduduk. Ia berharap pemerintah kembali menata pasar tersebut.
Di pasar yang dibangun pada 2006 lalu itu hanya tersedia 40 meja jualan atau lapak. Menurutnya, lapak itu perlu ditambah sehingga semakin banyak pedagang dan tentunya akan memicu semakin banyaknya pembeli.
Rini, pedagang sayur, mengatakan, kenyamanan dan keamanan di pasar tersebut kurang terjaga karena tidak ada tenaga keamanan dari pemerintah. ”Kami meminta pasar ini ditata kembali,” katanya.(cr1)
