Rabu, 8 April 2026

7 Juta Pengangguran di Dominasi Lulusan SMK

Berita Terkait

Ribuan pencari kerja memadati MPH Batamindo, Mukakuning, Seibeduk, Batam, kepri, Kamis (8/11). (Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos.co.id – Angka pengangguran terbuka di Indonesia sudah mencapai 7 juta orang. Angka itu didominasi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Menurut Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Didi Suprijadi, salah satu penyebab banyaknya lulusan SMK menganggur karena keahlian yang mereka miliki tidak sesuai kebutuhan industri.

Di satu sisi, faktor kesejahteraan guru juga menjadi salah satu penyebabnya. Karean bagaimana bisa lulusan SMK berkualitas bila tenaga pengajarnya tidak sejahtera. Saat ini ada 3.000 SMK negeri dan 10 ribuan SMK swasta. Bila dilihat dari gaji guru SMK negeri dan swasta sangat jomplang. Gaji guru SMK negeri di Jakarta Rp 10 juta sampai Rp 13 juta. Guru SMK swasta Rp 2 juta.

“Perbedaan tersebut menjadi pemicu mengapa lulusan SMK banyak yang tidak berkualitas. Harusnya kesejahteraan guru SMK negeri dan swasta diratakan,” ucap Didi, Senin (12/11).

Dia juga menyarankan SMK lebih baik ditangani pemerintah agar gaji guru lebih baik. Di sekolah swasta gaji guru ditetapkan yayasan dan tergantung pada banyak tidaknya murid. Semakin banyak siswa yang orangtuanya punya kemampuan membayar uang sekolah, gaji guru terdongkrak naik.

“Perbedaan SMK negeri dan swasta sangat jomplang. Sedangkan untuk SMA, baik swasta maupun negeri perbedaannya tidak terlalu jauh. Kalau ingin lulusan SMK berkualitas, lebih baik pemerintah yang mengelola SMK,” tandasnya. (jpg/JPC)

Update