Jumat, 10 April 2026

Pasokan Berkurang, Harga Sayur Melejit

Berita Terkait

batampos.co.id – Memasuki musim penghujan, pasokan sejumlah komoditas pangan seperti sayur mayur berkurang, sehingga memicu kenaikan harga. Harga sayur lokal hijau yang biasa dijual antara Rp 7 ribu sampai Rp 10 ribu per kilogram (kg), kini naik menjadi Rp 12 ribu sampai Rp 16 ribu per kg.

Menurut Sudarmanto, pedagang sayur di Pasar SP Plaza, Sagulung, tingginya harga sayur disebabkan pasokan sayur yang berkurang selama musim penghujan ini. Banyak petani yang gagal panen lantaran sayur banyak yang busuk dan layu. ”Saya minta 20 kilogram, yang disanggupi cuman 15 kilogram saja,” kata Sudarmanto, Kamis (15/11).

Dia mengatakan kondisi tersebut berlangsung selama musim hujan. Selain sayur yang masuk ke pasar sedikit, kenaikan juga disinyalir karena permintaan yang tinggi. ”Daya beli masih tinggi, dan pembelinya juga banyak yang merepet-repet,” katanya.

Kenaikan sayur hijau diikuti oleh beberapa komoditas lain, seperti kol, terong, pare, timun, dan juga jahe. ”Kalau tomat, bawang Birma, dan wortel sudah lama mahal,” sebutnya.

Tingginya komoditas itu juga terjadi di Pasar Fanindo, Batuaji. Di sini pedagang jugamengeluhkan harga tinggi. ”Modalnya tinggi (beli dari agen atau distributor, red). Barangpun ikut tinggi,” jelas Murni, pedagang sayur di Pasar Fanindo. (yui/une)

Update