batampos.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam menggelar rapat koordinasi akhir persiapan Kontingen Kota Batam, di ruang rapat Sekretariat KONI Kota Batam, Panbil, Selasa (20/11). Dalam rapat ini dibahas beberapa hal terkait kesiapan kontingen Batam menghadapi gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri IV, yang akan digelar mulai 25 November hingga 1 Desember mendatang di Tanjungpinang.
Ketua KONI Kota Batam Iskandar Alamsyah menjelaskan beberapa hal pen-ting terkait kesiapan kontingen Batam untuk menghadapi gelaran Porprov. Permasalahan penting tersebut adalah akomodasi, transportasi, dan konsumsi atlet dan ofisial.
”Kita akan memberangkatkan atlet dan ofisial yang jumlahnya mencapai 500-an orang. Tentunya ini membutuhkan persiapan yang khusus. Apalagi ini kontingen yang harus mempersiapkannya sendiri. Padahal, ini adalah tugas dari PB Porprov. Tetapi karena terkendala dengan minimnya anggaran, maka itu menjadi beban KONI kabupaten/kota sepenuhnya,” jelasnya.
Terkait akomodasi atlet Batam selama mengikuti Porprov, KONI Batam telah menyiapkan sebanyak enam hotel di Tanjungpinang. Enam hotel ini terbagi menjadi dua, lima hotel untuk atlet Batam, dan satu hotel diperuntukkan bagi Satuan Tugas Porprov Kepri IV.
Selain itu, pelepasan atlet Batam yang mengikuti gelaran Porprov akan dilaksanakan Sabtu (24/11) pagi di Dataran Engku Putri, Batam Center.
”Kontingen Kota Batam akan langsung dilepas oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Usai pelepasan, kontingen Batam langsung berangkat ke Tanjungpinang mengingat pembukaan Porprov akan dilaksanakan Minggu (25/11),” terangnya.
Hanya saja, Iskandar menjelaskan jika tidak semua atlet Batam akan berangkat seluruhnya ke Tanjungpinang. Untuk cabang olahraga (cabor) yang masih lama jadwal bertandingnya, atletnya tidak langsung berangkat ke Tanjungpinang.
”Dengan terbatasnya anggaran, cabor akan diberangkatkan secara estafet sesuai jadwal pertandingan yang disusun PB Porprov,” tegasnya.
Iskandar melihat dalam penyelenggaraan Porprov kali ini, kontingen Batam bisa dibilang yang paling siap untuk mengikuti gelaran ini. Bahkan beberapa daerah malah tidak bisa menyelenggarakan training center (TC).
”Kabupaten Natuna malah tidak ada persiapan perlengkapan atet dikarenakan anggarannya baru turun. Tidak ada lagi persiapan untuk menyediakan perlengkapan atlet. Apalagi TC. Kabupaten Lingga juga tidak menggelar TC,” bebernya.
Dia menjelaskan jika Porprov adalah komitmen bersama. ”Ini demi pembinaan atlet. Mereka telah mempersiapkan diri sekian lama menuju Porprov. Apapun yang terjadi, ini Porprov harus berjalan,” tegasnya.
”Kita harus fokus untuk membawa kontingen Batam meraih gelar juara umum. Dan rapat hari ini (kemarin, red) adalah evaluasi akhir untuk persiapan kontingen Kota Batam,” sambungnya.
Dalam Porprov Kepri IV ini, Kota Batam menargetkan bisa merebut 118 emas. Sebanyak 25 cabor akan dipertandingkan di Porprov nanti. Sementara untuk Kota Batam ada tiga cabor unggulan yang menjadi target dalam mendulang emas diajang Porprov.
”Tiga cabor itu adalag renang dengan target 18 emas, taek-wondo 15 emas, dan cabor karate 12 emas. Selain itu juga kita berharap dari cabor-cabor lain bisa memaksimalkan peluang juara umum,”beber Bidang Pertandingan, Rionando. (yan)
