Minggu, 12 April 2026

MatahariMall.com Tutup, Sinergikan Online-Offline

Berita Terkait

batampos.co.id – Perusahaan e-commerce di bawah Lippo Group, yakni MatahariMall.com, segera menutup layanan dan rebrand lewat Matahari.com. Pihak MatahariMall.com menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi untuk menghadirkan konsep e-commerce online to offline (O2O) yang diprediksi lebih diminati konsumen. Rencananya, masa transisi dilakukan sampai dua minggu mendatang.

CEO MatahariMall.com Hadi Wenas menyatakan, rebrand itu membuat Matahari mampu menyediakan pengalaman omnichannel kepada pelanggan. ’’Proses alami bagi Matahari, di bawah satu merek Matahari.com, melanjutkan pengembangan opsi bagi pelanggan untuk berbelanja produk fashion tanpa batasan, baik secara online maupun offline,’’ ujarnya kemarin (22/11).

Vice President Director & CEO Matahari Richard Gibson menjelaskan, keberadaan gerai fisik Matahari dapat memberikan keuntungan pada kolaborasi yang dijalin. Sebab, pelanggan mendapat pilihan belanja yang lebih fleksibel. Dalam konsep kolaborasi tersebut, konsumen dimudahkan untuk melakukan order di Matahari.com dipadukan dengan akses mengambil, menukar, dan mengembalikan barang secara offline di gerai Matahari Department Store (MDS) mana pun. ’’Kami terus meningkatkan infrastruktur teknis Matahari.com dan akan terus mengembangkan kapabilitas tambahan kami,’’ tuturnya.

Menurut Richard, target peluncuran aplikasi Matahari.com adalah sebelum akhir tahun ini. Matahari memiliki 155 gerai di 74 kota di seluruh Indonesia. Matahari melibatkan 40 ribu karyawan serta berpartner dengan 850 pemasok lokal dan internasional.

MatahariMall.com meramaikan pasar e-commerce sejak 2015. Lippo menyuntikkan dana segar 500 juta dolar AS pada platform e-commerce tersebut. Sekitar dua tahun kemudian, MatahariMall.com kembali memperoleh suntikan dana sekitar 300 juta dolar AS dari beberapa investor. (agf/c14/oki/jpg)

Update