batampos.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam siap panen raya cabai merah pertengahan Desember mendatang.
Kepala DKPP Batam Mardanis mengatakan petani Batam mendapatkan bantuan dari provinsi berupa bibit cabai merah. Saat ini cabai sudah memasuki masa panen. ”Nanti panen raya tengah bulan depan,” sebutnya, Kamis (22/11).
Cabai ditanam di lahan seluas 25 hektare. Kondisi tanah Batam yang kurang subur tidak menjadi kendala. Petani bersama tim pendamping dari pusat berupaya membuat tanah memiliki tekstur cocok untuk pengembangan cabai merah.
”Meskipun hasilnya belum bisa memenuhi kebutuhan yang ada saat ini, setidaknya ini bisa menjadi salah satu sektor yang bisa dikembangkan,” kata dia.
Ia menambahkan daerah wajib berkontribusi dalam pengembangan pertanian di Batam. Selama ini Batam selalu berharap dari daerah lain. Sehingga ketika ada kendala pengiriman harga naik.
”Sekarang yang diproduksi petani masih terbatas. Seper-ti telur ayam, sayur bayar, kangkung dan lainnya. Kita punya lebih segar tentunya, tapi masih terbatas,” ungkapnya.
Ia berharap ada anggaran khusus untuk pengembangan sektor pertanian di Batam.
Menurutnya lahan yang di Barelang masih cukup untuk dikembangkan menjadi sektor pertanian.
”Petani kita ada, cuman untuk mengembangkan ini kan butuh dana. Minimal Batam bisa memenuhi separuh dari kebutuhan dari hasil petani lokal,” imbuhnya.
Pengembangan pertanian ini juga diharapkan bisa menekan ketergantungan terhadap impor dari daerah lain. Ongkos tranportasi yang rendah juga membuat harga jadi lebih murah. ”Nanti kalau murah inflasi juga bisa ditekan,” tutupnya.(yui)
