
foto: batampos.co.id / ryan pambudi
batampos.co.id – Ajang multievent olahraga terbesar di Kepri, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri IV, resmi digelar. Pembukaan ajang ini ditandai dengan penyalaan obor Porprov Kepri IV oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Lapangan Dewa Ruci, Tanjungpinang, Minggu (25/11).
Ketua PB Porprov Kepri IV Nur Syafriadi mengatakan, Porprov Kepri IV 2018 diikuti peserta dari lima kabupaten dan dua kota di Kepri. Ada 27 cabang olahraga (cabor) yang akan dilombakan dalam ajang multievent olahraga ini.
Acara ini juga akan melibatkan 2.800 orang atlet dan ofisial. Terdiri 1.800 atlet, 500 ofisial, dan 500 panitia.
“Tanjungpinang menjadi tuan rumah untuk yang kedua kali dalam gelaran Porprov ini,” terang Nur Syafriadi, Minggu (25/11).
Nur menjelaskan, semua cabor akan digelar di Tanjungpinang. Kecuali cabor biliar yang akan digelar di Bintan.
Mantan Ketua DPRD Kepri ini menerangkan, Porprov Kepri IV semestinya menggunakan dana APBD Pemprov Kepri dengan nilai sebesar Rp 2 miliar.
“Hanya saja hingga kini masih belum turun dan akhirnya menggunakan dana tahunan KONI Kepri,” ujar Nur.
Karena itu, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya pada pemerintah kabupaten/kota se-Kepri yang meluangkan anggaran dan mengirimkan atletnya ke ajang Porprov Kepri IV.
“Ditambah akomodasi, konsumsi, dan transportasi untuk Porprov kali ini menjadi tanggungjawab penuh masing-masing kabupaten-kota,” urainya.
Tak cuma itu, apresiasi juga diberikan pada Badan Pengushaan (BP) Batam yang telah memberikan dukungan dan bantuannya pada pelaksanaan ajang empat tahunan ini. Dalam penyelenggaran ajang ini, BP Batam telah memberikan bantuan berupa medali dan perlengkapan lainnya.
Pekan olahraga multievent ini, lanjut Nur, bersifat berjenjang dari seluruh tingkatan wilayah.
“Dan tahapan selanjutnya dari gelaran ini adalah Porwil yang akan dilaksanakan di Belitung dan PON yang akan digelar di Papua,” terangnya.
Sedang Wali Kota Tanjungpinang Syahrul selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih dan ucapan selamat datang pada seluruh kontingen Porprov Kepri IV 2018.
“Dengan segala keterbatasan dan kekurangan, Tanjungpinang berusaha sekuat tenanga untuk memberikan yang terbaik,” jelasnya.
Syahrul juga mengingatkan agar semua atlet yang berlaga di ajang Porprov ini fokus mengukir prestasi. “Saling mendukung, saling menjaga keamanan, dan menjaga kebersamaan untuk meraih prestasi. Tak lupa juga silahkan menikmati suasana Tanjungpinang di sore hari dan nuansa malam hari,” pinta Syahrul.
Ketua KONI Kepri Johanes Kennedy juga mengucapkan terima kasihnya pada tuan rumah Porprov Kepri IV, Pemko Tanjungpinang.
“Sederhana dan cemerlang adalah tema Porprov kali ini,” ujar pria yang akrab disapa dengan John ini.
Ia menjelaskan jika dalam raihan PON dua tahun, Kepri naik peringkatnya dari 23 ke 19. Menurut John, atlet Kepri punya semangat yang luar biasa. “Apresiasi pada seluruh atlet Kepri. Juga terima kasih atas perjuangan dan kepedulian pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya event ini,” ucapnya.
Sementara Gubernur Kepri Nurdin Basirun menjelaskan, ajang Porprov Kepri IV in merupakan bukti semangat masyarakat dan pemerintah kota dan kabupaten untuk membangun Kepri. Menurutnya, apapun kondisi keuangan daerah, Porprov harus tetap dilaksanakan.
“Prestasi adalah yang utama dan uang bukan segala-galanya. Semoga event ini berjalan lancar dan meraih prestasi hebat meski kondisi dana minim. Semangat yang kita bangun sebagai modal membangun Kepri dalam segala hal,” paparnya.
Nurdin melihat pembinaan olahraga menjadi tangung jawab dan perlu kerja bersama seluruh elemen. Baik itu masyarakat, pemerintah dan stake holder. Selain itu pembangunan olahraga akan meningkatkan sektor pariwisata.
“Rebut prestasi dan jaga sportifitas dalam pertandingan,” pinta Nurdin.
Selanjutnya Nurdin bersama Ketua KONI Kepri, Ketua PB Porprov, dan Wali Kota Tanjungpinang membunyikan sirine sebagai tanda dimulainya gelaran Porprov Kepri IV 2018. Usai dengan penekanan sirine, Nurdin juga menyalakan api obor Porprov Kepri IV 2018. Api obor Porprov Kepri IV 2018 akan menyala hingga gelaran Porprov selesai dilaksanakan.
Usai pembukaan, undangan dan penonton dihibur dengan pertunjukan tari kolosal dari SMAN 4 Tanjungpinang. Selain itu, pembukaan Porprov juga dilanjutkan dengan pertunjukan kembang api di Gedung Gonggong, Tanjungpinang.
Warga Tanjungpinang terlihat memadati area Gedung Gonggong. Mereka terpukau dengan tembakan demi tembakan kembang api yang menerangi langit Kota Gurindam, Tanjungpinang.
Gubernur Nurdin Basirun mengatakan, semarak dan meriahnya pesta kembang api tadi malam seolah menjadi pemanasan bagi Kepri menuju tuan rumah PON.
“Melihat semangat dan meriahnya acara, bisa saja Kepri mengajukan diri menjadi tuan rumah PON,” cetusnya.
Usai pesta kembang api, masyarakat kembali dihibur dengan lomba joget dan sejumlah atraksi seni dan budaya lainnya.
Untuk informasi, kontingen Kota Tanjungpinang sebanyak 437 orang, terdiri dari 357 atlet, 80 ofisial dan pelatih, serta mengikuti 26 cabor.

foto: batampos.co.id / ryan pambudi
Sedangkan Kota Batam mengirimkan sebanyak total 512 atlet dan ofisial.
Kabupaten Bintan mengirimkan sebanyak 408 orang yang terdiri dari 308 atlet dan 100 ofisial dan pelatih. Bintan mengikuti sebanyak 24 cabor dari 27 cabor yang diperlombakan.
Kabupaten Lingga mengirimkan sebanyak 272 orang yang terdiri dari 221 atlet dan 50 ofisial. Lingga mengikuti sebanyak 20 cabor yang diperlombakan.
Sedang Kabupaten Karimun mengirimkan sebanyak 437 orang yang terdiri dari 357 atlet, 80 ofisial serta mengikuti 25 cabor.
Anambas mengirimkan 170 orang yang terdiri dari 120 atlet, 50 ofisial, dan hanya mengikuti 12 cabor.
Dan Natuna mengirimkan 163 orang yang terdiri dari 116 atlet, 47 ofisial, dan mengikuti 14 cabor. (yan)
