batampos.co.id – Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri IV di Tanjungpinang, Minggu (25/11) malam lalu berlangsung meriah. Pesta kembang api menjadi tontonan menarik, tidak hanya bagi atlet atau ofisial, tetapi juga kepada wisatawan mancanegara yang berlibur di Kota Tanjungpinang.
”Pesta kembang api yang berlangsung beberapa menit itu, memang menyita perhatian masyarakat. Kita langsung melihat betapa terhiburnya para wisatawan karena kembang api tersebut,” kata Ketua KONI Kepri, Johanes Kennedy Aritonang, Senin (26/11).
Johanes mengatakan pesta atau event olahraga besar berskala nasional dan internasional memang bisa menyedot perhatian masyarakat. Dan ini sudah terlihat saat pagelaran Asian Games di Jakarta dan Palembang beberapa waktu lalu.
”Jadi, kalau di Palembang itu, melalui beberapa event olahraga, justru berperan penting mendatangkan wisatawan,” katanya.
Menurutnya Kepri bisa meniru Palembang menjadikan olahraga bukan hanya untuk kegiatan rutin tahunan dalam mencari bibit pemain. Tetapi bisa menjadi ajang untuk mencari wisatawan. Salah satu yang harus dilakukan adalah dengan memperbaiki dan menata venue olahraga yang ada di Kepri.
”Di sinilah peranan pemerintah kabupaten/kota yang ada di Kepri untuk bisa berperan dalam memperbaiki semua fasilitas olahraga. Jadi kalau ada yang kurang tepat, tidak menyalahkan pemerintah provinsi. Justru dalam hal ini peran bupati atau wali kota yang paling penting,” jelasnya.
Johanes menyebutkan Porprov Kepri IV diikuti sekitar 1.800 atlet. Di mana pagelaran ini akan berakhir pada 1 Desember mendatang. ”Kita berharap kepada semua peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas. Kita tunjukkan bahwa Kepri adalah daerah yang aman dan nyaman di segala bidang,” tuturnya.
Menurutnya, beberapa cabang olahraga tidak akan luput dari perhatian wisatawan asing seperti golf, sepeda, dan olahraga lainnya. Dengan demikian ia berharap akan banyak wisatawan yang merasa bahwa iklim olahraga sangat aman dan nyaman di Kepri.(ian)
