Rabu, 8 April 2026

Tanjunguma Jadi Destinasi Wisata Baru

Berita Terkait

Johan dan Fendi warga Tanjunguma tengah bersenda guran bersama anak-anak di depan ikon Tanjunguma Berpelangi, Senin (26/11). Tanjunguma berpelangi menjadi salah satu destinasi wisata Kota Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kampung Tua Tanjunguma disulap menjadi destinasi wisata baru di Batam. Tanjunguma bersolek dengan nuansa pelangi. Tampilannya penuh warna warni. Desain kampung pesisir Kota Batam itu, mengadopsi Kampung Jodipan di Malang, Jawa Timur.

Namun, meski kedua kampung beda provinsi ini dicat warna-warni layaknya pelangi, tapi Tanjunguma memiliki kelebihan karena berada di pesisir pantai.

”Ini tujuan wisata baru lagi (di Batam, red). Di Malang, ada Kampung Pelangi, mengapa di Batam tidak. Bahkan perwakilan dari Pemko Batam juga bilang akan ada homestay di sini (Tanjunguma, red),” kata Kepala Biro Umum dan Sekretariat Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ilham Eka Hartawan, Senin (26/11).

BP Batam, sambung Ilham, sangat mendukung program Kampung Pelangi di Tanjunguma ini. Salah satu bentuk kontribusinya adalah memberikan sarana be-rupa tong sampah dan cat dinding.

”Pak Kepala BP Batam (Lukita Dinarsyah Tuwo, red) berpesan agar diperbaiki supaya lebih banyak destinasi wisata. Tanjunguma lebih baik dari Malang, karena ada lautnya,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan Pemko Batam akan membuat Tanjunguma sebagai destinasi wisata berbasis kebudayaan masya-rakat setempat. ”Rumah-rumah di sini (Tanjunguma) bisa dibikin jadi homestay yang bisa disewa untuk kegiatan wisata,” paparnya.

Homestay tersebut nanti bisa disewa oleh wisatawan. Mereka akan berwisata sambil menikmati kehidupan dengan beraktivitas bersama-sama masyarakat setempat. ”Ada yang bisa ikut melaut, kerjakan kerajinan tangan dan sebagainya,” ungkapnya.

Penggagas Kampung Pelangi di Tanjunguma, Nuratiah mengatakan tujuannya untuk menjadikan Tanjunguma sebagai destinasi wisata Kota Batam yang bersih, hijau dan berbudaya serta meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Rencananya, ada 50 rumah yang dicat warna pelangi.

”Program ini mengangkat tema ’Berpelangi dengan Menjadikan Ikon Wisata’. Filosofinya keanekaragaman suku, ras, agama, dan budaya yang mencerminkan warna warni kehidupan di Tanjung-uma itu sendiri” ujarnya.

Salah satu prioritas kegiatan ini adalah mengembangkan unit-unit usaha yang dapat mendongkrak ekonomi masyarakat Batam dengan membentuk unit Bank Sampah, menciptakan wahana bermain, dan membentuk koperasi syariah.(leo)

Update