Rabu, 8 April 2026

Warga Tarempa Bertanya, Kok Ada Beda Harga Premium?!

Berita Terkait


Seorang warga mengisi premium di Tarempa beberapa waktu lalu menggunakan kemasan botol air mineral.
F. SYAHID/BATAM POS

batampos.co.id – Warga Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas memperta-nyakan jauhnya perbedaan harga premium subsidi yang dijual di daerah mereka de-ngan tempat lain.

Salah satu warga Tarempa, Tony mengatakan, saat ini harga bensin di Tarempa Rp 13 ribu hingga Rp 15 ribu per botol kemasan 1,5 liter.

Sementara itu, di Kecamatan Jemaja, harga bensin hanya Rp 12 ribu per botol ukuran sama.

”Ini yang aneh, harga di kota kabupaten lebih mahal diban-dingkan dengan di kecamatan selisihnya bisa mencapai Rp 2 ribu per botol. Ini janggal saja masa dalam satu kabupaten saja beda harga,” ujar Tony kepada wartawan, Senin (26/11/2018).

Tony menyampaikan, jika dibuat per liter maka harga bensin Rp 9 ribu per liter.

Menurutnya ini tentu jauh berbeda dengan harga subsidi di daerah lain dan cenderung sama dengan harga bensin industri.

Dia berharap agar peme-rintah daerah memperhatikan hal tersebut agar tidak terjadi kesenjangan di tengah masyarakat.

”Ini bukan harga minyak subsidi lagi namun sudah terasa minyak industri,” ujarnya.

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Anambas Usman mengaku harga tersebut merupakan harga lama saat BBM masih dibagian ekonomi sekretariat daerah. Namun, untuk menyesuaikan harga, pihaknya harus rapat dengan seluruh agen dan pengecer.

”Kami akan sesuaikan, tapi harus rapat terlebih dahulu dengan stakeholder dan pengecer minyak,” katanya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil seluruh pengecer minyak untuk menyesuaikan harga. Pihaknya ingin melihat biaya yang dikeluarkan oleh pengecer dari Agen Penyalur Minyak Solar (APMS). Setelah itu baru dibuat kesepakatan bersama sesuai dengan jarak wilayah-nya.

”Nanti pasti kita rapatkan masalah harga ini,” katanya. (sya)

Update