
foto: batampos.co.id / cecep mulyana
batampos.co.id – Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan memasuki tahap tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada 4 Desember mendatang. Namun hingga Selasa (27/11) kemarin, Pemko Batam belum mengumumkan data peserta CPNS yang akan mengikuti tes tersebut.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi IV DPRD Batam Udin P Sihaloho meminta Pemko Batam dan panitia seleksi CPNS daerah terbuka dan transparan. Menurut dia, peserta sekarang sudah banyak yang melek IT, apalagi sistem tes komputer beberapa waktu lalu yang langsung diketahui hasilnya memungkinkan peserta tahu kesempatan mereka untuk terpilih kembali mengikuti tahapan selanjutnya yakni SKB.
“Mereka yang akan tes kemarin mengetahui kemungkinan mereka akan masuk perankingan, jangan sampai Pemko dipersalahkan. Saya minta Pemko transparan,” kata Udin, Selasa (27/11).
Dia meminta panita dan Pemko Batam tidak main-main dengan aturan. Ia berharap keterbatasan informasi ini tidak dimanfaatkan untuk hal-hal yang dapat merugikan peserta.
Sementara anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Safari Ramadhan menilai memang tidak banyak yang bisa dilakukan pemerintah daerah selain menunggu keputusan pemerintah pusat. Hanya saja ia menilai, Pemko Batam harus punya usaha untuk menanyakan perihal ini ke pusat.
“Mempertanyakan itu yang bisa dilakukan, karena daerah lain sudah dapat,” ucap dia.
Menurut dia, informasi apapun sangat dibutuhkan oleh peserta. Jika berlarut akan memunculkan spekulasi lain.
“Bisa saja ada pertanyaan semacam ini, ada apa?” katanya.
Terkait hal ini, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengem-bangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Pemko Batam M Sahir mengatakan, sampai saat ini pihaknya memang belum bisa mengumumkan formasi apa saja yang saat ini kuotanya belum terisi akibat banyaknya peserta CPNS yang tak lolos tes SKD. Sebab keputusan dan datanya belum disampaikan oleh pemerintah pusat.
Begitu juga dengan jumlah peserta yang tak lolos tes SKD tetap berhak ikut tes SKB setelah dirangking. Sampai saat ini Sahir mengaku pihaknya juga belum memiliki datanya.
“Belum ada keputusan resmi dari panselnas maupun MenPAN-RB,” kata Sahir, Selasa (27/11).
Kondisi ini berbeda dengan beberapa daerah lain di Kepri yang sudah mengumumkan jumlah peserta CPNS yang lolos ke tahap SKB melalui mekanisme perangkingan. Di Kabupaten Karimun, misalnya. Jumlah peserta yang akan ikut tes SKB pada 4 Desember mendatang sebanyak 422 orang. Artinya, ada 370 penambahan peserta dengan sistem perangkingan karena sebelumnya hanya ada 52 peserta yang lolos tes SKD.
Terpisah, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi ASN (UPT) BKN Kepri Andri Febrian memastikan semua proses seleksi CPNS di Kepri akan berjalan transparan. Soal lamanya hasil perankingan dari pusat, Andri menyebut memang ada proses yang harus dilalui.
Andri memastikan, data tentang jumlah peserta CPNS di lingkungan Pemko Batam hasil perangkingan yang akan lolos ke tahap tes SKB akan dikirim pusat dalam minggu ini dan segera disampaikan ke publik. (iza)
