Jumat, 17 April 2026

Dinkes Pemko Batam Usulkan 10 Puskesmas BLUD

Berita Terkait

Pemotor melintas dekat Puskesmas, Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (22/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mengusulkan 10 puskesmas yang ada di Batam untuk mejadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tahun 2019 mendatang.

Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmardjadi mengatakan puskesmas yang disulkan merupakan puskesmas yang berpenghasilan tinggi dan dinilai mampu menjalankan dan mengelola sistem keuangan BLUD. Seperti puskesmas Sekupang yang sudah memiliki pelayanan yang baik dan pasien yang cukup banyak.

“Kalau BLUD mereka diberikan kewenangan penh dalam mengelola keuangan dan operasinal puskesmas mereka,” ujarnya.

Didi menjelaskan, BLUD bisa meningkatkan pelayanan di puskesmas. Misalnya, kalau keuangan dikelola sendiri jika kekurangan obat mereka bisa beli sendiri. Selain itu jika kurang tenaga mereka bisa rekrut dan menggaji sendiri.

“Jadi mereka memiliki kewenangan penuh untuk meningkatkan pelayanan kesehatan untuk pasien,” sebutnya.

Peralihan teknisnya juga masih dibahas. Karena, Dinkes masih mempersiapkan drafnya. Apakah nanti akan langsung BLUD, atau bagaimana, ia menunggu hasil rapat dengan pimpinan.

“Peralihan nantinya ada pendataan. Ada penilaian puskesmas juga. Ada dari Dinkes, Sekda, Akademisi, dan BPKAD. Baru dilaporkan ke Kementerian,” katanya.

Secepatnya, penilaian akan dilakukan dengan harapan selesai akhir tahun 2018. Sehingga, 2019 puskesmas sudah BLUD dan pelayanan ke masyarakat bisa lebih baik kedepannya.

Setelah dijadikan BLUD, pemerintah tetap akan mengevaluasi puskesmas setiap tahun. Dalam 3 tahun berjalan, akan ada penilaian. Jika penilaian dibawah 81, maka BLUD bisa dicopot.

“Jadi puskesmas harus bekerja keras agar nilainya baik. Kalau baik, BLUD sebagian bisa jadi BLUD penuh,” katanya.

Didi mengatakan, Batam sudah jauh tertinggal dari kabupaten/kota lain. Di Bintan contohnya, sudah ada enam puskemas yang sudah BLUD. Hasilnya, pelayanan ke masyarakat sangat baik.

“Kita belum. Makanya kita gesa. Kalau BLUD kan segi keuangan tak ribet. Jadi sehi pelayanan akan meningkat,” katanya.(yui)

Update