Senin, 6 April 2026

Beli Tiket Pelni Wajib Bawa KTP

Berita Terkait

batampos.co.id – Tiga pekan menjelang liburan Natal dan Tahun Baru, loket penjualan tiket di kantor PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) cabang Batam di Sekupang, terus dipadati calon penumpang yang ingin membeli tiket mudik. Tidak sedikit calon penumpang rela antre sejak pagi dan berdesakan agar bisa mendapatkan tiket pulang kampung.

Padahal, Pelni sudah menyediakan akses lain untuk mendapatkan tiket seperti via online, dan call center.

Hilda, 48, warga Tanjunguncang misalnya, datang bersama suami dan satu anaknya antre di kantor Pelni sejak pukul 07.00 WIB, kemarin. Mereka datang pagi-pagi karena takut kehabisan tiket untuk keberangkatan tanggal 20 Desember tujuan Tanjungpriok.

”Takut kehabisan (tiket, red) mas. Makanya saya datang lebih pagi,” ujarnya saat antre membeli tiket.

Di tengah kepadatan antrean, ada beberapa orang yang menawarkan jasa untuk membantu membelikan tiket dengan harga lebih mahal. Namun, Manager Operasional PT Pelni cabang Batam Dicky Dermawandi menegaskan, pihaknya tidak memberi akses lagi untuk calo dalam pembelian tiket.

”Calon penumpang yang ingin membeli tiket harus datang langsung dan wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau kartu keluarga (KK) saat pembelian. Kita mencocokkan nama penumpang dengan tiket, juga agar manifes tertib. Kita tidak tolerir calo, tidak terima saat membeli tiket di loket,” tegas Dicky.

Selain itu, lanjut Dicky, pihak Pelni juga akan menyiapkan 10 bus untuk transportasi dari pelabuhan menuju kapal saat mudik Natal mendatang. Dicky mengatakan, saat ini penumpang masih diberangkatkan dari Pelabuhan Batuampar.

Untuk kenyamanan penumpang, pihaknya sudah menggelar berbagai persiapan seperti penjualan tiket hingga mobilisasi calon pemudik nanti.

”Semua sudah siap, tinggal arus mudik nanti saja lagi,” sebutnya.

80 Persen Tiket Pesawat H-7 Natal Sudah Dipesan

Sementara itu, untuk tiket angkutan udara berbiaya rendah (low cost) sudah banyak dipesan. Pihak maskapai Citilink mengaku terhitung H-7 Natal serta Tahun Baru, sebanyak 80 persen tiket sudah dipesan ke berbagai rute. ”Rute yang sudah mulai full itu, Batam ke Pekanbaru, Padang, Medan, Jakarta, Surabaya,” kata District Sales Manager Area Kepri, Titien Harahap, Rabu (28/11).

Ia mengatakan jumlah tiket yang tersedia akan terus menipis, karena setiap harinya pemesanan cukup tinggi. ”Biasanya itu, bila pesan di H-7 tiket yang tersedia sudah tidak ada lagi alias full booking,” ungkapnya.

Apakah ada penambahan penerbangan? Titien menuturkan hingga kini belum ada rencana penambahan penerbangan.

”Belum ada (penambahan penerbangan, red). Kami masih memantau permintaan masyarakat,” ucapnya. Dia juga mengakui harga tiket terus merangkak naik. Bahkan ke beberapa daerah tiket pesawat sudah dijual di atas Rp 800 ribu.

”Kalau mendekati hari H, sudah berada di ambang batas atas,” jelasnya.

Peningkatkan pemesanan tiket pesawat menjelang liburan Natal dan Tahun Baru juga diakui Direktur BUBU Hang Nadim Batam Suwarso. Ia mengatakan maskapai berbiaya rendah menjadi pilihan masya-rakat. Pemesanan tiket tidak hanya dari Batam ke beberapa daerah lainnya di Indonesia saja. Tapi rute penerbangan ke Batam juga tinggi.

”Bukan hanya arus berangkat saja, tapi arus datang. Sudah banyak full booking seperti dari Jakarta, Bandung,” ungkapnya.(cr2/yui/ska)

Update