F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Jalan akses dari Jembatan I Barelang menuju arah Galang masih gelap pada malam hari, karena minimnya lampu penerangan. Meski di beberapa titik ruas jalan sudah dipasang lampu penerangan tetapi lampunya sering mati.

Ketua Tanggung Tawab Sosial Perusahaan (TSP) Kota Batam, Johanes Kennedy me-ngatakan, sebagai destinasi wisata, jalan raya mulai Jembatan I hingga Jembatan VI harusnya terang benderang. Jika memang anggaran tidak bisa dilakukan sekaligus, bisa dilakukan bertahap.

”Kalau yang saya dengar Pemko Batam juga sudah siap untuk membantu penganggaran dana. Tetapi harus kita akui, kawasan pariwisata harus ditunjang dengan berbagai hal, termasuk lampu penerangan. Kalau jalannya bagus tetapi gelap di malam hari sama saja, wisatawan tidak mau berkunjung,” ujarnya.

Menurut Kennedy, saat ini banyak wisatawan yang datang dan pulang dari arah Galang di malam hari. Dan memang keluhan yang paling utama adalah masalah lampu penerangan jalan ini.

”Jadi segala sesuatu harus kita perhatikan untuk pariwisata kita. Batam sangat beruntung punya alam bagus, makanya harus kita kelola sebaik mungkin,” jelasnya.

Ia berharap kepada semua perusahaan-perusahaan besar yang ada di Batam untuk bisa berpartisipasi memajukan pariwisata Batam. Di mana, sektor pariwisata diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Batam.

Sebelumnya, Kennedy juga mengatakan bahwa TSP bersama pemerintah akan membangun dua tempat peristirahatan atau rest area sepanjang Jembatan I hingga Jembatan VI. Ini ditujukan untuk memanjakan para turis ke daerah Galang yang sering kewalahan untuk mencari kamar mandi atau tempat bersantai sebelum sampai ke tempat tujuan.

Selain kamar mandi, nanti rest area ini akan dilengkapi dengan musala, tempat makan, tempat bermain anak, dan parkir.

”Ini semua perlu dilakukan untuk membuat turis aman dan nyaman selama berada di Batam,” terangnya. (ian)

Advertisement
loading...