
batampos.co.id – Kepala Bagian Migas Pemkab Natuna Faisal Firman mengatakan, pencarian cadangan minyak dan gas di wilayah perairan Natuna belum final. Perusahaan-perusahaan hulu migas belum memastikan cadangan di laut Natuna.
Dikatakannya, sejauh ini PT Medco baru menyelesaikan survei dengan teknologi 3D di perairan Natuna. Belum menentukan hasil dan cadangan migas di ladang Tuna tersebut.
”Hasil survei oleh Medco masih dianalisa, surveinya sudah selesai,” kata Faisal, Rabu (28/11).
Lokasi survei dengan teknologi 3D sebelumnya, kata Faisal, dilaksanakan pada posisi 85 kilometer dari Pulau Bu-nguran dan 72 kilometer dari Pulau Subi. Lokasinya berada diantara pulau-pulau atau blok Natuna East.
Dikatakannya, tahapan menemukan dan menentukan volume cadangan migas tersebut masih panjang. Jika hasil eksplorasi positif ditemukan potensi cadangan migas baru lanjut ke tahap eksploitasi.
”Untuk menentukan cadangan migas, perusahaan melakukan pengeboran terlebih dahulu dan kegiatan ini adalah tahapan eksplorasi,” kata Faisal.
Faisal mengatakan, pemerintah daerah sudah menyambut baik kegiatan survei hingga proses eksplorasi nantinya. Bahkan pemerintah sudah menentukan dan menyiapkan kawasan agar basecamp di Teluk Buton.(arn)
