batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam masih menunggu kejelasan informasi terkait kenaikan ongkos naik haji bagi jemaah calon haji (JCH) yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun depan.

”Edaran resminya kami belum menerima, namun kalau dengar dari media memang ada,” kata Kepala Kemenag Batam Erizal Abdullah, Rabu (28/11/2018).

Ia menjelaskan untuk ongkos naik haji embarkasi Batam termasuk salah satu daerah yang murah bila dibandingkan daerah lainnya. Tahun ini JCH membayar Rp 32.456.450.
Untuk mekanisme pembayaran hingga saat ini masih sama, JCH menyetor dana awal Rp 25 juta, sedangkan sisanya dicicil sembari menunggu waktu keberangkatan.

”Sekarang data tunggu selama 15 tahun. Jadi kalau daftar sekarang tahun 2033 mendatang,” jelas Erizal.

Untuk saat ini jumlah daftar tunggu sudah memasuki angka enam ribu calon haji. Erizal menambahkan akan menginformasikan jika ada kenaikan ongkos haji ini.

Menurutnya, kenaikan ongkos haji bisa saja terjadi karena nilai tukar rupiah terhadap dolar saat ini. Namun demikian ia menegaskan tetap me­nunggu keputusan dari pusat jika terjadi perubahan ogkos biaya haji.

”Kami nunggu dari pusat saja,” imbuhnya.(yui)