
batampos.co.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Pemko Batam masih menutup rapat data seputar peserta CPNS yang lolos tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) melalui jalur perangkingan. Padahal, tes SKB akan digelar mulai Selasa (4/12) mendatang.
Di internal Pemko Batam sendiri, seputar jumlah peserta CPNS yang lolos ke tahap SKB ini juga simpang siur. Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, data tersebut sudah diserahkan oleh Panselnas ke BKP-SDM Kota Batam.
“Data itu sudah, ada di BKP-SDM. Tanya Pak Sahir (Kepala BKP-SDM Kota Batam, red),” kata Rudi, Kamis (29/11) siang.
Namun begitu, Rudi mengaku tidak tahu berapa jumlah peserta CPNS yang lolos ke tahapan SKB melalui jalur perangkingan.
Ia hanya kembali memastikan bahwa pemerintah pusat sudah mengumumkan data peserta CPNS yang lolos SKB dari jalur perangkingan untuk semua daerah yang menggelar rekrutmen CPNS tahun ini.
“Angkanya tak tahu saya berapa, hitungannya susah jelaskan ya. Tiap bidang beda-beda,” imbuhnya.
Batam Pos mencoba mengklarifikasi hal ini kepada Kepala BKP-SDM Kota Batam M Sahir, tadi malam. Melalui pesan WhatsApp, Sahir membantah pihaknya telah menerima hasil perangkingan CPNS Pemko Batam dari Panselnas.
“Masih menunggu yang resmi dari Panselnas. Dan itu belum kami terima,” kata Sahir, tadi malam.
Sementara Sekretaris BKP-SDM Kota Batam, Hasna, mengaku tidak tahu soal data peserta CPNS yang lolos ke tahap SKB melalui jalur perangkingan. Karena itu, ia meminta wartawan koran ini menanyakan masalah itu ke Kabid Pengadaan, Pemberhentian, Informasi, dan Fasilitas BKP-SDM Kota Batam, Ratnawati.
“Langsung ke Ibu Ratna saja ya. Karena bidang beliau,” kata Hasna, Jumat (30/11).
Setali tiga uang dengan Sahir, Ratnawati yang ditanya soal itu juga mengaku belum menerima data resmi dari Panselnas.
“Mohon maaf, Mas, sampai saat ini kita belum dapat data dari tim Panselnas. Terima kasih,” kata Ratna via WhatsApp, kemarin.
Sebelumnya, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi ASN (UPT) BKN Kepri Andri Febrian memastikan semua proses seleksi CPNS di Kepri akan berjalan transparan. Soal lamanya hasil perangkingan dari pusat, Andri menyebut memang ada proses yang harus dilalui.
“Supaya semua datanya sinkron antara daerah dan pusat,” kata Andri.
Namun, Andri memastikan, data tentang jumlah peserta CPNS di lingkungan Pemko Batam hasil perangkingan yang akan lolos ke tahap tes SKB akan dikirim pusat dalam pekan terakhir di bulan November. Selanjutnya BKP-SDM Pemko Batam akan menyampaikan ke publik.
“Karena tanggal 4 Desember 2018 sudah mulai tes SKB,” katanya.
Seperti diketahui, Kementerian PAN-RB menerbitkan Permen PAN-RB Nomor 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil dalam Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018. Permen diterbitkan menyusul banyaknya peserta tes CPNS yang gagal lolos nilai ambang batas saat tahap tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Dalam pasal 1 Permen PAN-RB disebutkan, para peserta yang tidak lolos tes SKD CPNS 2018 bisa melanjutkan ke tahapan tes SKB. Dengan catatan, peserta tersebut memiliki nilai akumulasi tes SKD sesuai yang diatur dalam Permen PAN-RB Nomor 61 Tahun 2018 tersebut.
Nilai kumulatif SKD ini dijabarkan dalam pasal 3 Permen PAN-RB Nomor 61. Untuk formasi umum, formasi untuk jabatan dokter spesialis dan instruktur penerbang, misalnya, nilai kumulatifnya minimal 255. Begitu juga untuk formasi lulusan terbaik atau cumlaude dan diaspora, nilai kumulatifnya minimal harus 255. Sementara untuk formasi penyandang disabilitas dan puta-putri Papua, batas minimal nilai kumulatifnya 220.
Kemudian di pasal 4 dijelaskan, sistem perangkingan ini berlaku jika tidak ada peserta tes SKD yang lolos ambang batas untuk formasi tertentu. Atau, belum tercukupinya jumlah peserta yang lolos SKD untuk memenuhi kebutuhan atau formasi tertentu yang telah ditetapkan kuotanya.(iza)
