
batampos.co.id – Pesta rakyat kampung tua Batam digelar di Tanjung Mak Dara, Kampung Melayu, Kelurahan Batu Besar, Nongsa pada 22 Desember mendatang.
Ketua Panitia Agustiar Abbas mengatakan, kegiatan ini terselenggara juga inisiasi bersama warga kampung tua.
“Pesertanya tidak hanya kampung tua di Nongsa tapi se Kota Batam. Ada dari pesisir Galang juga,” kata Agustiar, kemarin.
Acara ini akan dimeriahkan artis legenda pop tahun 60-an dari Malaysia, A Rahman Onn dan Dato Jeffrydin yang akan membawakan lagu-lagu melayu bertajuk memori rindu mengusik kalbu.
Selain itu, akan tampil permainan rakyat kampung tua, seperti jong, gasing, Dam, engke-engke, congkak, injit-injit semut. Selain itu, ada lomba mewarnai anak-anak tingkat TK serta pertunjukan silat.
Menurut dia, pihaknya baru pertama kali menggelar acara ini. Tidak berhenti sampai di sini, ke depan akan ada kegiatran serupa dan digelar di kampung tua lain.
“Kalau ada kampungtua yang inginkan, bisa dibicarakan,” imbuhnya.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Batam Ardiwinata mengatakan, acara yang ditaja bersama Perkumpulan MC Melayu dan Penggiat Seni Melayu ini merupakan kegiatan yang positif.
Pihaknya menyambut baik inisiasi warga ini. Pemko Batam dalam hal ini akan mendukung kegiatan tersebut.
“Ini acara yang bagus, apalagi dengan hadirnya dua legenda pop 60an dari Malaysia akan menambah daya tarik pariwisata,” ujar Ardi.
Tidak hanya kali ini, acara yang berbasis masyarakat juga digelar masyarakat Tanjunguma, akhir Januari 2018 lalu. Acara itu disebut Festival Kampung Tua Tanjunguma.
Ketua Gerakan Masyakarat Tanjunguma (GEMA) Batam Zulkifli Ismail mengatakan, Kampungtua Tanjunguma hadir dengan berbagai potensi wisata, baik kuliner, bahari hingga budaya. Hal inilah yang mendorong pihaknya bersama Pemuda Peduli Tanjung Uma (PPTU) menginisiasi acara tersebut.
“Kami harap kampung kami ini jadi salah satu destinasi andalan di Batam ini. Kami dukung Pemko Batam mengembangkan potensi wisata,” kata Zulkifli, saat itu.
Bahkan di Tanjunguma, ada kuburan yang sudah ada sejak Zaman Kerajaan Riau Lingga yang akan dikembangkan potensinya menjadi wisata budaya.
“Ada tulisan atau logo Kerajaan Riau Lingga,” pungkasnya. (iza)
