batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan desain alat bantu coblos surat suara untuk pemilih tuna netra. Alat bantu ini berbentuk template yang akan memudahkan penyandang tuna netra memilih.

Komisioner Bidang Teknis KPU Batam Zaki Setiawan mengatakan alat bantu surat suara ini nanti akan digunakan penyandang disabilitas saat pemilihan, 17 April mendatang. “Logistiknya masih dalam proses pengiriman. Kami tunggu dari pusat saja,” kata Zaki, Jumat (7/12).

Nantinya, penyandang tunanetra akan mencoblos dengan surat suara yang sama, namun dibantu dengan alat bantu coblos yang sudah didesain sedemikian rupa. Alat bantu akan menggunakan huruf braille dan jenis kertas menggunakan bahan art karton dengan ketebalan 190 gram.

“Satu TPS hanya perlu satu template. Kalau ada yang tak bisa baca huruf braille, bisa diberi pendampingan. Intinya kami berusaha bagaimana pemilih khusus ini benar-benar menggunakan haknya,” jelasnya.

Adapun bentuk dan format surat suara berupa kantong map dengan dua sisi yang saling merekat di sisi samping kiri dan bawah. Sedangkan sisi atas dan kanan tidak direkatkan guna jalan memasukkan surat suara

“Pada sisi kanan dibuatkan sobekan bentuk setengah lingkaran untuk memudahkan menarik lagi surat suara dari dalam alat bantu,” sebut Zaki.

Untuk desain alat bantu, berbentuk empat persegi panjang dalam keadaan terlipat yang terdiri dari dua bagian yaitu bagian luar dan bagian dalam. Di bagian luar, alat bantu coblos (template) bagi pemilih tuna netra dibuat huruf awas dan huruf braille yang tegas dan dapat diraba oleh jari.

Desainnya sama seperti surat suara dengan warna hitam putih dan huruf braille yang digunakan harus memenuhi syarat keterbacaan, dan titik-titik emboss harus memiliki ketinggian tonjolan minimal 0,5 milimeter.

Di sisi depan, bagian sisi pojok kiri atas memuat tulisan alat bantu coblos pemilih tuna netra, logo KPU pada sisi kiri dan logo Pemilihan Umum 2019 pada sisi kanan. (eja/yui)

Advertisement
loading...