
foto: batampos.co.id / dalil harahap
batampos.co.id – Menjelang akhir tahun 2018, Batamindo hanya menyerap 4.552 pekerja. Jumlah tersebut lebih sedikit jika dibandingkan tahun 2017 lalu yang mencapai 12.367 pekerja. Dari data yang diperoleh Batam Pos, tahun 2018, penerimaan terbanyak terjadi pada bulan Mei, yakni 962 orang, kemudian disusul bulan Juli sekitar 758 orang, sementara bulan November hanya menyerap 102 orang. Sedangkan penerimaan yang paling sedikit adalah dibulan October yakni hanya 92 orang.
Selama bulan November ada tiga perusahaan yang merekrut tenaga kerja yakni PT Dynacast, Schneider dan Patlite Indonesia. Masing-masing perusahaan ini merekrut hingga puluhan orang tenaga perempuan. Perusahaan ini juga rutin merekrut tenaga kerja di bulan-bulan sebelumnya.
Manager Admin and General Affair PT Batamindo Investment Cakrawala, Tjaw Hioeng mengaku jika jumlah tenaga kerja yang diambil sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Sehingga, jumlah pencaker yang diserap setiap bulan tidak menentu.
“Tergantung kebutuhan perusahaan. Kalau memang banyak minta, pasti tenaga kerja juga banyak direkrut,” ujar Tjaw Hioeng yang biasa disapa Ayung ini, Rabu (12/12/2018).
Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mencatat ada 25 ribu pencaker yang ada di Batam. Namun setengah dari angka ini sudah terserap di beberapa perusahaan.
Kepala Bidang Penempatan dan Informasi Kerja, Disnaker Batam, Syafrialdi mengklaim jika ketersediaan lowongan kerja mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meski demikian, jumlahnya tidak terlalu signifikan.
“Ada peningkatan walau tak banyak. Ini sangat berdampak bagi pencaker yang setiap hari berusaha mencari pekerjaan,” tuturnya. (une)
