Candra Ibrahim, (dua dari kanan) menerima ucapan selamat dari pendukungnya.
foto: batampos.co.id / putut ariyo

batampos.co.id – Candra Ibrahim terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri periode 2018-2023. Direktur Utama Batam Pos itu satu-satunya kandidat dan terpilih secara aklamasi untuk menakhodai organisasi kewartawanan tertua itu dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri VI yang digelar di Hotel Harmoni Batam Kota, Sabtu (15/12/2018) siang.

Hasil tersebut disepakati seluruh anggota PWI Kepri dari berbagai daerah seperti Karimun, Natuna dan Batam sendiri yang berjumlah ratusan. Sementara untuk Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri dijabat oleh Richard Nainggolan yang akrab dipanggil opung.

Richard sama seperti Candra Ibrahim, terpilih secara aklamasi pada pemilihan Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri.

Kepada awak media, Candra Ibrahim berjanji akan menata kembali organisasi PWI Kepri, soal kesejahteraan wartawan, perbaikan database kewartawanan.

”Selain internal, kami akan berusaha meningkatkan kesejahteraan wartawan, berusaha untuk segera merealisasikan pengadaan sekretariat atau kantor PWI Kepri, dan mengefektifkan kembali koperasi wartawan, jangan sampai nanti ada acara, baru sibuk mencari dana,” ujar Candra.

Candra juga berjanji selama kepemimpinannya di PWI Kepri akan meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan daerah, mengaktifkan kembali peranan wartawan dalam memberikan masukan-masukan ke pemda dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

”Wartawan tidak boleh diam melihat kejanggalan yang terjadi di pelayanan publik. Berikan masukan yang konstruktif ke daerah,” terangnya.

Tak hanya pemilihan Ketua PWI Provinsi Kepri untuk periode 2018-2023, pada Konferprov PWI Kepri kali ini juga digelar diskusi anti hoax bertajuk PWI Bertanjak Anti Hoax. Tampil sebagai pembicara ada beberapa pimpinan instansi pemerintah, yaitu Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, dan Kepala Bank Indonesia Provinsi Kepri Gusti Raizal Putra.

Pada diskusi yang dipandu langsung oleh Ramon Damora, Brigjen Yan Fitri mengingatkan semua pihak akan bahayanya penyebaran hoax yang mampu mengancam kehancuran bangsa dan perpecahan.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan semua pihak harus menyatukan hati. Sebab hoax adalah ancaman buat semua masyarakat yang harus diperangi bersama.

Nurdin juga berharap agar PWI Kepri terus mengawal pembangunan di Kepri dan selalu membangun kemitraan yang selama ini telah terjalin. Mengenai siapa yang akan memimpin PWI Kepri periode lima tahun mendatang, pastilah yang terbaik.

”Siapa yang akan memimpin PWI Kepri mendatang, pasti yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, wartawan anggota PWI Kepri selama ini selalu profesional dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya. Inilah yang harus terus ditingkatkan.

Selanjutnya, semua tokoh yang hadir membuka Konferprov PWI Kepri secara resmi dengan memukul kompang secara bersama-sama yang dipimpin Nurdin Basirun setelah menghitung sampai dengan hitungan kelima.

Sedangkan Kepala BI Kepri Gusti Raizal Putra berharap wartawan mampu membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak.

”Hubungan kami dengan media di Batam ini sangat cair. Karena itu, kami berharap agar di bawah kepemimpinan Ketua PWI Kepri yang baru nanti, hubungan ini akan terus terjaga,” ujar Gusti Raizal Eka Putra saat menjadi pembicara diskusi.

Hoax yang menyorot ekonomi misalnya, lanjutnya, selama ini langsung direspons pasar dengan cepat.

”Kita menjaga inflasi secara bersama-sama, termasuk terkait dengan sistem pembayaran, UMKM, stabilitas keuangan daerah, semuanya dibantu oleh informasi yang kondusif di tengah masyarakat. Berita di Batam ini dibaca oleh orang-orang asing, saya banyak ditelepon oleh teman-teman dari Singapura dan negara lain, terkait dengan berita di Batam,” paparnya.

Untuk itu, lanjutnya, Gusti berharap PWI Kepri mampu melakukan cek semua berita dan sumber beritanya.

Bentuk Pengurus Baru

Terpilihnya Candra Ibrahim sebagai Ketua PWI Kepri di Ballroom Hotel Harmoni One, Sabtu (15/12), langsung ditindaklanjuti dengan pembentukan kepengurusan untuk 5 tahun ke depan.

”Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Firdaus tadi sudah menyatakan kalau bisa Senin (18/12) SK kepengurusannya sudah dikirim. Jadi, hari ini langsung saya lakukan penentuan kepengurusan inti, termasuk dewan penasehat dan dewan kehormatan,” ujar Candra seusai terpilih secara aklamasi, kemarin.

Ia menyebutkan, untuk Sekretaris PWI Kepri dijabat Novianto dari Batamclick, Bendahara oleh Andi dari Haluan Kepri, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) oleh Ismed Syafriadi dari Batam Pos dan sekretarisnya Amir dari Haluan Kepri.

Sementara untuk Dewan Kehormatan Daerah diketuai Richard Nainggolan dari Tribun Batam, dengan sekreta-risnya Hariyanto dari Posmetro Batam. Di Dewan Penasehat diketuai Marganas Nainggolan, dengan sekreta-risnya Abdul Hamid dari Majalah Perisai.

”Pengurus ini diumumkan langsung sebelum Konferprov PWI Kepri ditutup,” terangnya.

Terkait pelantikan, pria 46 tahun itu mengatakan, hal tersebut bergantung dengan kepengurusan pusat, seperti apa proses dan kapan pelantikannya.

”Yang jelas, SK segera dikirim ke pusat, mudah-mudahan bisa diproses lebih cepat,” tutup Candra.(nji/gas)