Sabtu, 31 Januari 2026

Ada Lomba Musik Kolintang Rebut Piala Presiden

Berita Terkait

Rombongan Dewan Pimpinan Pusat Generasi Penerus Pejuang Merah Putih (GPPMP) saat berdialog dengan Pimred Batam Pos, M Iqbal (kiri).
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Pergelaran permainan musik kolintang piala presiden II bakal digelar di Kota Batam. Dewan Pimpinan Pusat Generasi Penerus Pejuang Merah Putih (GPPMP), selaku panitia acara menyebutkan dipilihnya Batam karena lokasi strategis, berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Batam salah satu titik yang tepat untuk memberi informasi bahwa musik kolintang ini milik bangsa Indonesia. Selain itu kami melihat Batam sebagai daerah ketiga terbanyak kunjungan wisatawan,” kata Max Ruland Basoke, ketua panitia saat berkunjung ke redaksi Batam Pos di Graha Pena, Kamis (20/12).

Pergelaran permainan musik kolintang di Batam merupakan yang kedua. Sebelumnya GPPMP melaksanakan evn yang sama yakni, permainan musik kolintang piala presiden pertama di Jakarta tahun 2016 lalu.

Max menjelaskan festival ini sebagai bentuk wahan strategis untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisional daerah. Adapun tujuan lainnya untuk mendapatkan pengakuan dari Unesco sebagai warisan budaya tak benda, sekaligus menjadikan kolintang sebagai musik kebanggaan Indonesia.

“Untuk tentatif musik kolintang piala presiden II kita rencanakan 1-2 Maret 2019 di Batam. Saat ini kita masih meminta izin dari Wali Kota Batam sebagai tuan rumah acara,” tutur Max.

Ia menambahkan, dalam musik kolintang ini pihaknya akan menghadirkan tim nasional dan luar negeri. Bahkan dari perwakilan Sulawesi Utara sudah ada sedikitnya 30 tim. “Kemungkinan ada 100 tim atau group yang akan memeriahkan festival ini. Kita harapkan dukungan suport dari Batam Pos,” papar Max.

Kolintang merupakan alat musik khas dari Minahasa, Sulawesi Utara. Kolintang terbuat dari bahan dasar kayu, seperti kayu telur, bandaran, wenang, kakinik atau sejenisnya. Jenis kayu yang agak ringan tapi cukup padat dan serat kayunya tersusun sedemikian rupa membentuk garis-garis sejajar.

Pimpinan Redaksi Batam Pos Muhammad Iqbal mengatakan, pergelaran permainan musik kolintang akan semakin menjaga eksitensi kolintang sebagai hasil peninggalan bangsa. Ia juga menilai dengan dipilih nya Batam sebagai tuan rumah akan berbanding lurus dalam meningkatkan sektor pariwisata Kota Batam.

“Karena selain industri, pemerintah daerah juga tengah fokus pariwisata. Dan ini saya pikir sangat mendukung pariwisata Batam,” kata Iqbal.

Batam Pos sendiri, lanjut dia, siap mendukung perhelatan ini . (rng)

Update