Minggu, 1 Februari 2026

Kejuaraan Tenis Lapangan Pelti Batam Cup I

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Batam menggelar kejuaraan tenis lapangan bertajuk Pelti Batam Cup I, mulai 21-23 Desember 2018. Kejuaraan ini mempertan-dingkan antarklub se-Kota Batam dan klub undangan dari kabupaten/kota di Kepri.

Panitia pertandingan, Medison mengatakan kejuaraan ini akan digelar di dua lapangan tenis. Yakni lapangan tenis Pemko Batam dan lapangan tenis indoor KDA.

”Ada dua kategori dipertandingkan dalam kejuaraan ini, yaitu ganda putra dan ganda campuran. Masing-masing klub akan bertanding di dua ganda putra dan satu ganda campuran,” jelasnya, Rabu (19/12).

Medison mengatakan kejuaraan ini akan menjadi ajang pencarian bibit atlet tenis lapangan potensial di Kota Batam. Selama ini di Batam hanya diselenggarakan kejuaraan untuk tingkat veteran saja. Kali ini kami mulai fokus pada pencarian bibit dan pembinaan atlet tenis lapangan.

“Ini merujuk pada hasil Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri IV yang notabene peraih medalinya adalah para atlet senior,” tuturnya.

Karenanya, kejuaraan ini juga menjadi ajang regenerasi dan pembinaan prestasi atlet tenis lapangan di Batam. Selain itu, juga menjadi ajang silaturahmi dan memupuk kebersamaan klub tenis lapangan. Kejuaraan ini memperebutkan hadiah berupa trofi dan uang pembinaan.

Untuk mengikuti kejuaraan ini peserta hanya dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 300 ribu setiap klub. Adapun untuk hadiah juara pertama mendapat Rp 5 juta, sedangkan juara dua Rp 3 juta. Dan juara tiga bersama mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta.

Hingga kemarin sebanyak 16 klub memastikan mengikuti kejuaraan ini. 16 klub itu adalah Polresta Barelang, Dispora Kepri, Karimun Club, Hang Tuah Tanjung-uban, STC Batam (Southlink), Pensiun Tenis Club (PTC), Duta 8 Rajawali, Duta 8 Elang, BMTG Lion A, DMTC Jaguar, DMTC Puma, Garuda 1, dan Garuda 2.

Medison menjelaskan dalam kejuaraan ini tidak diberikan batasan usia.

”Peserta berasal dari beragam kategori usia. Bisa junior, senior, bahkan veteran. Kemudian peserta kejuaraan ini dibatasi hanya untuk 16 peserta saja. Bagi klub tenis lapangan yang ingin mengikuti kejuaraan ini bisa menghubungi panitia,” jelasnya.

Technical meeting (TM) akan dilaksanakan hari ini (20/12) di lapangan tenis Pemko Batam di Sekupang. Medison berharap kejuaraan ini bisa dimanfaatkan klub tenis lapangan yang ada di Batam sebagai ajang penilaian hasil latihan.

”Selama ini berlatih terus secara ruti. Nah, ini adalah ajang untuk melihat sejauh mana hasil latihan yang sudah dilaksanakan selama ini,” serunya.

Dia berharap dengan digelarnya kejuaraan ini, para pecinta dan pegiat tenis lapangan semakin bersemangat untuk mengembangkan tenis lapangan. Dengan terbentuknya kepengurusan Pelti Batam beberapa waktu lalu, beberapa target jangka pendek dan jangka panjang dicanangkan oleh induk olahraga tenis lapangan tingkat kota ini.

”Target jangka pendek yang ingin diraih oleh Pelti Kota Batam adalah melakukan regenerasi atlet tenis lapangan. Karenanya dengan digelarnya kejuaraan ini tentunya akan mempermudah pencarian atlet,” terangnya.

Sedangkan target jangka panjangnya adalah menggelar kejuaraan junior tingkat nasional secara rutin di tahun-tahun mendatang.

”Tenis lapangan harus bisa berkembang dan menjadi salah satu cabor peraih medali di Batam. Apalagi jenjang prestasi saat ini bisa ditempuh sedari tingkat pelajar. Yakni dengan adanya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang berujung pada gelaran Popnas,” urainya.

Pendaftaran peserta Pelti Batam Cup I akan ditutup hari ini (20/12) pukul 20.00 WIB.

”Bagi klub yang belum menyerahkan uang pendaftaran pada panitia hingga pukul 20.00 WIB maka dianggap tidak mengikuti kejuaraan,” tegas Medison. (yan)

Update