Kamis, 29 Januari 2026

Kejuaraan Pelti Batam Cup I Diikuti 80 Atlet dari Sembilan Klub Tenis

Berita Terkait

Kapolresta Barelang Kombes Hengki didampingi Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata menyerahkan piala kepada Ketua Pelti Batam Yazid dan ketua panitia Afrizam menandai dimulainya Pelti Batam Cup I di Lapangan Tenis Pemko, Jumat (21/12/2018).

batampos.co.id – Sebanyak 80 atlet tenis lapangan Kota Batam yang berasal dari sembilan klub mengikuti Kejuaraan Pelti Batam Cup I, yang digelar mulai Jumat (21/12) hingga Minggu (23/12) besok di Lapangan Pemko Batam, Sekupang. Kejuaraan ini digelar dengan tujuan mencari bibit atlet tenis lapangan potensial Kota Batam.

Ketua panitia Pelti Batam Cup I 2018 Teuku Afrizam menuturkan, selain sebagai ajang pencarian bibit atlet tenis lapangan Kota Batam yang berpotensi, juga dimaksudkan sebagai ajang silaturahmi. ”Ini juga sebagai wadah untuk menjalin dan membina persahabatan atlet tenis lapangan di Batam dan Kepri,” tuturnya, Jumat (21/12/2018).

”Kejuaraan ini menjadi event pertama yang digelar Pelti Kota Batam yang baru terbentuk kepe-ngurusannya dua bulan lalu. Dan ini akan diselenggarakan secara rutin dan ditingkatkan tiap tahunnya,” sambungnya.

Afrizam menjelaskan bahwa sembilan klub yang mengikuti kejuaraan ini dibagi menjadi dua pool. Pool A diisi DMTC Jaguar, BMTC, Garuda 2, dan Duta 8 Elang. Sedangkan di pool B, diisi DMTC Puma, STC, Polresta Barelang, Garuda 1, dan Duta 8 Rajawali. Kejuaraan ini menggunakan format setengah kompetisi, dimana masing-masing klub akan bertemu satu sama lain.

”Hanya juara dan runner up grup yang lolos ke babak selanjutnya,” beber Afrizam.

Untuk kategori yang diperlombakan yakni ganda putra dan ganda campuran. Masing-masing klub mengirimkan dua tim ganda putra dan satu tim ganda campuran. Ia berharap dengan digelarnya kejuaraan ini, akan bermunculan atlet tenis lapangan Batam yang mampu berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

”Atlet tenis lapangan Batam dan Kepri harus lebih maju lagi di masa mendatang,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Pelti Kota Batam Yazid mengatakan Batam memiliki potensi atlet tenis lapangan yang tidak kalah dengan daerah lain. Hanya saja belum terbina secara maksimal. Dan ini menjadi kewajiban dan tanggung jawab Pelti Kota Batam dalam menemukan dan melakukan pembinaan atlet tenis lapangan yang potensial itu.

”Kejuaraan Pelti Batam Cup akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Di tahun 2019, kita akan menggelar kejuaraan nasional junior. Pelti Batam juga akan melakukan sosiali-sasi ke sekolah-sekolah untuk menemukan bibit unggul,” terangnya.

Yazid berharap atlet tenis lapangan Batam harus bisa berbicara di tingkat nasional dan internasional. ”Dan ini bukan hal yang sulit apabila ada support dari semua pihak,” tegasnya.

”Pelti Kota Batam sudah mencanangkan target jangka pendek dan jangka panjang dalam pembinaan atlet. Dan target jangka panjang yang ingin diraih adalah mempersiapkan atlet yunior tenis lapangan Kota Batam untuk bisa berprestasi,” ujarnya optimis.

Perwakilan KONI Batam Renaldi Samjaya memberikan apresiasi pada Pelti Batam yang telah berhasil menyelenggarakan kejuaraan meski baru satu bulan ditetapkan sebagai pe-ngurus.

”Tenis di masa lalu menjadi salah satu olahraga yang dianggap milik kalangan atas. Tapi kini tenis lapangan adalah olahraga yang diminati oleh semua khalayak,” tuturnya.

”Kami selalu mendorong prestasi olahraga melalui alokasi anggaran dari KONI Batam terhadap penyelenggaraan kejuaraan dan cabor. Tapi tetap harus ada bantuan pihak swasta untuk membantu pembinaan olahraga,” papar Aldi.

Kapolresta Barelang Kombes Hengki memberikan dukungannya untuk kemajuan tenis lapangan di Batam. Beberapa waktu lalu, kata dia, digelar Kejuaraan Kapolresta Cup I sebagai bentu dukungan pada olahraga tenis lapangan. Dan, tentunya akan digelar lagi kejuaraan tenis lapangan.

”Selamat pada Pemko Batam dan KONI Batam yang telah berhasil mempertahankan juara umum di Porprov Kepri IV. Beberapa atlet dari Polresta Barelang menjadi tumpuan Batam dalam meraup medali emas di ajang Porprov,” sebutnya.

Hengki berharap kejuaraan tenis lapangan akan semakin marak digelar di Batam dan Kepri.

”Selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas. Harapan saya kejuaraan berjalan lancar dan sukses,” pintanya.

Dalam kesempatan ini, Hengki menambahkan hadiah uang penghargaan yang akan diterima oleh para pemenang ini.

”Setelah mendapat tambahan dari Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, juara pertama yang semula hanya sebesar Rp 5 juta, menjadi Rp 8 juta. Demikian juga dengan hadiah untuk juara dua dan tiga bersama. Masing-masing menjadi Rp 5 juta dan Rp 2 juta. Total kini hadiah menjadi Rp 15 juta. Selain itu pemenang juga akan diberikan trofi,” terang panitia Medison.

Dalam pertandingan hari pertama kemarin, tim Polresta Barelang berhasil mengalahkan Garuda 1 dengan skor 2-1. Sementara Duta 8 Rajawali menang atas DMTC Puma dengan skor 3-0. (yan)

Update