Jumat, 30 Januari 2026

Polisi Kantongi Rekaman CCTV Pemecah Kaca Mobil Kepsek SMA 1 Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Polisi kantungi rekaman Closed Circuit Television (CCTv) pelaku pecah kaca yang membobol mobil pribadi milik Kepala SMAN 1 Batam, Jumat (21/12).

Dari aksinya pelaku berhasil menggondol Rp 200 juta uang yang diduga untuk operasional sekolah atau Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fharoji mengatakan rekaman CCTv diambil dari Rusunawa Sekupang BP Batam atau depan SMAN 1 Batam.

Dari pantauan CCTv terlihat dua motor yang mengikuti korban, saat kembali ke sekolah mengantar bendahara setelah mengambil uang dari salah satu Bank di daerah Nagoya.

“Memang ada dua motor yang ngikutin
Pas korban masuk ke sekolah, mereka sempat putar balik. Karena mobil masuk perkarangan sekolah,” kata Oji, Sabtu (22/12).

Namun ternyata, korban hanya mengantarkan bendaraharanya, sedangkan uang tetapberada di dalam mobil. Selanjutnya korban melanjutkan perjalanan menuju Masjid At-Taqwa yang tak jauh dari sekolah untuk melaksanakan salat Jumat.

“Pas salat itulah pelaku berhasil membobol mobil korban dan membawa uang yang merupakan dana BOS tersebut,” ujarnya.

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan pelaku yang menggunakan sepeda motor dalam aksi kejahatan tersebut. “CCTv dari pihak Bank juga telah kami minta. Semoga secepatnya bisa tertangkap,” ujarnya.

Oji mengimbau kepada warga yang ingin mengambil uang ke bank untuk meningkatkan kewaspadaan. Modus ini bukanlah hal yang baru. Sebelumnya sudah sering terjadi juga.

“Sekarang mereka modusnya pura-pura antre dan memantau korban yang tengah mengambil uang. Ini kami lagi selidiki apakah pelaku berada di bank dan mengikuti korban setelah ke luar dari bank,” bebernya.

Ia menambahkan bagi warga atau nasabah bank yang ingin mengambil uang dalam jumlah yang banyak bisa meminta bantuan kepada pihak kepolisian untuk membantu mengawal.

“Baik nasabah atau uangnya akan kami kawal. Kalau tidak ajaklan rekan kerja untuk membantu menemani. Jangan sampai lalai. Karena tindakan kejahatan terjadi setiap ada kesempatan. Jadi kita harus meningkatkan kewaspadaan,” terangnya.

Sementara itu, Chaidir yang ikut memantau CCTv terlihat tidak bisa menyembunyikan perasaan sedih dan syok akibat kejadian yang menimpa dirinya.

Sesekali dia memegang kepalanya dan berusaha sabar sambil mencari bukti pelaku. “Itu- itu tunjuknya saat mobil yang dikendarainya masuk ke pekarangan sekolah. Dan ada dua motor yang ngikutin mobil saya,,” ujarnya.

Setelah melihat bukti rekaman CCTv, Chaidir bergegas meninggalkan rusunawa milik BP Batam. Ia juga enggan dimintai keterangan terkait pembobolan kendaraan pribadi miliknya.(yui)

Update