batampos.co.id – Tak hanya mempertandingkan kompetisi basket antarpelajar, Batam Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) keempat juga akan mempertandingkan dance competition yang juga terbuka bagi pelajar SMA se-derajat se-Kepri.

”Dance competition ini untuk memeriahkan Batam Pos HSBL keempat, dan sudah menjadi satu rangkaian yang sulit dipisahkan antara basket dan dance,” kata Manajer EO Batam Pos Herman Mangundap, Sabtu (29/12/2018).

Tidak hanya peserta HSBL, untuk dance competition juga memiliki persyaratan yang harus dipenuhi sebagai peserta.

”Ada delapan poin yang menjadi syarat penting sebagai peserta dance competition ini,” sebutnya.

Pertama, setiap tim terdiri dari 8-12 orang pria, wanita, atau gabungan dari keduanya. Seluruh anggota tim berasal dari satu sekolah yang bersangkutan.

Selanjutnya, peserta tidak diperuntukkan bagi siswa kelas XII dan umur maksimal anggota tim dance adalah 18 tahun.

”Anggota dance juga bukan merupakan pemain, ofisial, atau petugas pertandingan Batam Pos HSBL keempat,” terang Herman.

Dalam satu tim, lanjutnya, wajib memiliki satu kapten serta keseluruhannya mengenakan kostum senada dan serasi yang bukan seragam sekolah atau seragam olahraga.

”Peserta wajib menyertakan foto tim (berkostum) ukuran 4R warna 1 lembar, CD foto tim dance, surat rekomendasi sekolah, surat pernyataan dari kepala sekolah, mengisi formulir yang disiapkan panitia,” papar Herman tentang administrasi yang harus dilengkapi peserta.
Tiga tim dance terbaik yang terpilih akan berlaga di final memperebutkan gelar juara 1, 2, dan 3.

”Hal-hal yang belum tercantum dalam persyaratan ini, akan diputuskan saat technical meeting (TM) nanti,” tutup Herman.(nji)