Banyak kota di dunia merayakan malam tahun baru dengan pesta kembang api dari gedung pencakar langit. Tidak demikian di Chicago, Amerika Serikat: pesta kembang api di atas danau.

Suhendro Boroma, Chicago

Loading...
Berpose di Chicago River. (Dokumentasi pribadi)

CHICAGO, Illinois, Amerika Serikat. Hujan mengguyur ‘hometown’ mantan Presiden Obama dan Michelle Obama ini sejak pagi hari di 31 Desember 2018. Ditambah angin tiada henti di kota berjuluk Windy City ini, tubuh tak berkutik pada suhu 1 derajat celsius.

Warga kota dan turis dari berbagai negara berpayung ria dan menghangatkan tubuh dengan pakaian 4-5 lapis untuk melawan dingin dan hujan sekadar untuk mencari tempat makan malam. Beruntung sekira pukul 22.00 hujan reda. Tapi dingin tetap menusuk hingga sum-sum tulang belakang.

Dari Congress Plaza Hotel di Michigan Avenue, saya bergegas ke Navy Pier. Relatif dekat, 3,3 Km. Cukup untuk ‘pemanasan’ jalan cepat. Tapi karena masih gerimis dan dingin, taksi darling membawa ke Navy Pier dalam 15 menit.

Hanya butuh lima menit untuk tiba. Tapi karena ribuan orang menuju ke tempat yang sama, jalanan macet menjelang tiba.

Pukul 22.30 saya tiba di Navy Pier. Ribuan orang tumpek blek di dalam gedung. Semua sudut dijejali turis. Berdiri, melantai, dan antrie di pintu keluar. Sejam sebelum pukul 00.00, orang-orang sudah mengambil posisi di atap gedung melawan dingin malam.

Di situlah tempat utama menyaksikan pesta kembang api di Chicago. Orang-orang bergerombol menempati tempat terdepan. Atau lokasi strategis di atap gedung. Saya tak kebagian tempat senyaman itu.

Berbeda dengan kota-kota lain di dunia. New York merayakan malam tahun baru di Time Squere, pusat kota Manhattan. Symphony of Light di Hong Kong menghiasi gedung-gedung pencakar langit di tepi Victoria Harbor. Di Shanghai, untaian kembang api menghiasi Oriental Pearl Radio & Televison Tower.

Di Dubai, pesta kembang api memukau di Burj Khaifa, ‘si raja jangkung’ yang ‘mengcungkel’ langit setinggi 829,8 meter. Chicago punya Willis Tower, tempat menikmati seantero kota dari gedung tertinggi. Tapi pesta kembang api justru digelar di atas Danau Michigan. Mungkin inilah keunikan kota ini.

Publik merayakannya di Navy Pier. Gratis masuk, area terbuka bagi siapa saja yang ingin menikmati pesta kembang api malam tahun baru. Dengan pengamanan yang ketat tapi lancar, countdown menanti permulaan 2019 di Navy Pier berlangsung riuh.
Kembang api pertama memukau angkasa tepat di pukul 00.00.

Ribuan orang menyambutnya dengan aneka cara gembira ria. Berteriak kegirangan, berpelukan dengan kekasih, meniup terompet, atau berjabat tangan seraya mengucapkan: Happy New Year. Tetapi sebagian besar mata tak berkedip: tertuju pada untaian kembang api di angkasa Michigan Lake.

Keindahan, kemegahan dan kemeriahan bercampur kegembiraan ribuan pengunjung. Aneka untaian kembang api yang indah mempesona tersaji di angkasa. “Ditembakkan” dari atas kapal, rupa-rupa pertunjukan kembang api sambung-menyambung, menyuguhkan parade spektakuler di angkasa Danau Michigan.

Untaian kembang api arena Navy Pier beriringan dengan kembang api di Chicago River. Setidaknya empat titik: Hyatt Regency, Sheraton Grand Chicago, London House, dan Swissbel Hotel.

Bersahut-sahutan, sambung menyambung tanpa henti. Selama 15 menit. Dari ‘muara’ Chicago River, Wolf Point hingga Lake Share Drive. Sepanjang sekira 3 Km. Di fokus utama water front city Chicago yang menghadap Danau Michigan dan Sungai Chicago.

Inilah area utama “keunikan” Chicago. Gedung-gedung pencakar langit dan pusat bisnis di Chicago berapa di kawasan ini. Selain hotel-hotel bintang lima, ada Trump Tower, Michigan Plaza, dan Aple Store.

Ada juga kantor koran utama di kota ini: Chicago Tribune, stasiun televisi NBC dan FOX. Menyatu dengan Michigan Avenue, jalan protokol di Chicago, dan Millennium Park, taman luas di tepi Danau Michigan, tempat Barrack Obama melakukan pidato kemenangan setelah terpilih sebagai Presiden USA, 10 tahun silam.

Publik bisa menyaksikan pesta kembang api di sepanjang Franklin Street, Clark Street dan Wabash Avenue. Tetapi tempat utama di Navy Pier.

Seperti di New York, Hong Kong, Taipei, Shanghai, Dubai, Berlin, dan London, Chicago fokus pesta kembang api di “satu titik”. Tidak dibenarkan dilakukan di tempat lain, apalagi tersebar tak beraturan seperti di beberapa kota di Indonesia. Selain sulit bagi pengamanan, juga tidak menarik. Kembang api yang tersebar hanya memekakkan telinga.

Usai pertunjukan kembang api di ‘satu titik’, orang-orang bisa memilih merayakan malam pergantian tahun di hotel, restoran, cafe, bar, atau pulang ke rumah masing-masing. Di Chicago, sejumlah tempat menggelar pesta tahun baru dengan harga tiket paling murah Rp 1,5 juta.

Umumnya pesta tahun baru digelar di rooftop hotel-hotel sepanjang Chicago River, atau di puncak-puncak gedung pencakar langit. Antara lain di Chicago Observatori Deck dengan tiket USD 115/orang, Gibson Italia (USD 200/orang), dan London House (tiket USD 100-587 per orang).

Paling mahal harga tiket menikmati malam tahun baru Crystal Garden Celebration racikan stasiun televisi NBC5, dengan tiket USD 1,592 (setara Rp 23 juta dengan kurs USD 1 = Rp 14.500) per orang.

Untuk menikmati makan malam di atas kapal mewah di Michigan Lake di malam perhatian tahun, Odyssey Dinner Cruise menawarkan paket menarik dengan harga yang cukup “merobek” isi kantong.

Bagi yang cukup ‘bermodal’ air mineral dan kentang goreng, Navy Pier tempat idaman. Sebuah taman yang lengkap dengan tempat belanja, restoran, cafe, fasilitas liburan keluarga, pameran, dan tempat parkir yang luas. Taman seluas sekitar 5 hectare itu merupakan ‘rumah’ Chicago Children Museum dan ShakespeareTheater.

Navy Pier juga pelabuhan kapal-kapal pesiar di Michigan Lake. Danau seluas 49 ribu hektare yang mencakup wilayah Amerika Serikat dan Canada. Ketiga terluas di USA setelah Danau Superior dan Huran di West Virginia.

Boleh dikata, Navy Pier “pusat” keramaian publik di Chicago dan “pintu” untuk menikmati Michigen Lake, danau yang punya keliling 2.300 Km dan panjang 494 Km. Setiap tahun, Navy Pier dengan daya tarik utama Danau Michigan, mampu menyedot 9 juta pengunjung. Hampir setara penduduk metropolitan Chicago sebanyak 10 juta orang.

Maka, tak heran inilah tempat utama ‘pagelaran’ pesta kembang api di Chicago. Bukan semata Chi Town Rising, penggagas pesta kembang api di Navy Pear dan Chicago River itu memberi askes gratis bagi siapa saja. Pun Pemkot Chicago menggratiskan bus dan kereta bawah tanah sepanjang malam tahun baru.

Tetapi, di situlah dan itulah keunikan sekaligus keunggulan malam pergantian tahun di Chicago: Pesta kembang api di atas danau dan di sepanjang tepi sungai. Itulah yang membedakannya dengan pesta kembang api malam tahun baru di New York, Hong Kong, Singapore, Shanghai, Dubai, Berlin, atau London.

Ada baik-baiknya kota-kota di Indonesia menemu-kenali ikon uniknya. Banyak kota di Indonesia punya sungai, di tepi pantai, atau punya danau indah menawan. Keunikan masing-masing itu bisa dikembangkan menjadi ikon kota, ditata apik dan dijaga. Di sanalah event-event spektakuler masing-masing kota, semacam malam pergantian tahun digelar.

Di kemudian hari, kita berharap ada event iconic dan spektakuler di Sungai Siak yang digelar Kota Pekanbaru, di Danau Tondano oleh Minahasa, di Danau Toba oleh Sumut, Jembatan Suramadu di Surabaya, Jembatan Barelang di Batam, Jembatan Soekarno di Manado, di Pantai Losari Makassar, atau di Danau Singkarak oleh Sumbar.***

 

Loading...