batampos.co.id – Misi Chang’e-4 tercapai. Kamis (3/1/2019) kemarin pemerintah Tiongkok mengumumkan bahwa pesawat tanpa awak yang meninggalkan bumi pada Desember lalu itu sukses mendarat di bulan. Tepatnya, di sisi bulan yang gelap alias yang tidak pernah terlihat dari bumi.

”Chang’e-4 berhasil melakukan soft landing di bulan pada pukul 10.26 Waktu Beijing.”

Loading...

Demikian bunyi keterangan resmi China National Space Administration. Begitu mendarat, pesawat itu langsung menjepret bulan dari jarak dekat dan mengirimkan hasilnya ke bumi.
Menurut Reuters, pesawat itu mendarat setelah melakukan perjalanan selaras dengan garis rotasi bulan sejauh 15 kilometer.

”Tepat sasaran dan sangat mulus,” ujar Sun Zezhou, insinyur Chang’e-4, tentang pendaratan pesawat tersebut.

Chang’e-4 yang lepas landas dari bumi pada 8 Desember lalu itu merupakan pesawat keempat yang dikirimkan Tiongkok ke bulan. Tiga pesawat sebelumnya yang namanya juga Chang’e tidak berhasil mencapai sasaran.

Chang’e-4 mengangkut robot pengembara dan enam spesimen hidup dari bumi. Enam spesimen itu adalah tanaman kapas, bunga rapa, kentang, bunga thaliana, lalat buah, dan ragi. Rencananya Chang’e-4 membentuk biosfer di bulan dengan menggunakan enam spesimen tersebut.

”Ini menjadi langkah Tiongkok untuk menjadi negara yang punya teknologi luar angkasa mumpuni,” terangnya kepada CNN.

Dengan meneliti bulan, menurut dia, para pakar Tiongkok akan menjadi lebih paham soal bumi dan manusia.

Robot pengembara yang diusung Chang’e-4 kemarin bertugas meneliti frekuensi radio, radiasi neutron, bentuk daratan, dan komposisi mineral di bulan. Misi tersebut bakal berlanjut dengan misi pembangunan stasiun transit. Nantinya stasiun tersebut digunakan untuk menjelajah Mars.(bil/c10/hep)

Loading...