Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau ketersediaan beras di Gudang Bulog Tanjungpinang, Kamis (3/1). (Humas Pemprov Kepri)

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan pemerintah dan Bulog beserta semua pihak terkait, harus terus memfasilitasi dan mencari terobosan serta langkah strategis untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok.

“Kita tidak bisa hanya menunggu, jangan sampai masyarakat menjerit kekurangan, kita harus bergerak terus dalam menjaga stabilitas terutama kebutuhan pangan,” ujar Nurdin saat peluncuran ketersediaan pasokan dan stabilitasi harga beras 2019 di gudang Bulog (Badan Urusan Logistik), Km 5 Bawah, Tanjungpinang, Kamis (3/1).

Gubernur yang hadir bersama Sekdaprov TS Arif Fadillah, tak lupa menyampaikan terima kasih kepada pihak Bulog beserta semua pihak terkait yang terus bekerja dengan maksimal. Sebab keberadaan stok pangan dan stabilitas harga sendiri juga bertujuan untuk menekan inflasi.

“Harus seimbang, kebutuhan masyarakat terpenuhi, inflasi juga ditekan agar roda ekonomi tetap stabil,” lanjut Nurdin.

Kepri yang terdiri dari pulau-pulau, menurut Nurdin lancarnya arus produksi juga ditentukan dengan baiknya ketersediaan sarana dan prasarana pendukung salah satunya pelabuhan serta armada kapal yang baik.

“Menjaga kebutuhan masyarakat tersebut, kita harus memperhatikan kondisi yang ada di Kepri, pelabuhan dan gudang dimasing-masing daerah juga terus kita perhatikan,” tambah Nurdin lagi.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul menyambut baik kegiatan ini, yang mana bertujuan untuk menjaga stabilitas dan kecukupan stok. Bulog dikatakan Syahrul telah menjalankan tugasnya dengan baik demi mewujudkan kepentingan masyarakat.

“Berbagai strategi dan program terus diupayakan, tentu kami semua akan terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dalam mencapai kecukupan kebutuhan masyarakat Tanjungpinang,” kata Syahrul.

Dalam laporannya, Kasub Bulog Divre Tanjungpinang Edison mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat menteri yang dipimpin langsung oleh Presiden RI pada 27 Desember lalu dan dilaksanakan serentak di Bulog seluruh Indonesia.

“Hal ini bertujuan untuk meredam bahkan mencegah kenaikan harga serta menjaga pasokan beras dalam keadaan aman dan terkendali,” kata Edison.

Edison melaporkan pada 2018 lalu secara total Bulog Tanjungpinang telah mensuplai sebanyak 3.500 ton ke seluruh Kepri. Dengan rincian untuk Kota Tanjungpinang sebanyak 2.157 ton, Kabupaten Bintan 236 ton, Kabupaten sebanyak Lingga 144 ton, Kabupaten Natuna sebanyak 963 ton, dan Kabupaten Anambas (Beras Premium) sebanyak 200 ton yang penyaluran dilakukan melalui mitra dan distributor maupun agen binaan dari Bulog.

Untuk harga, penyaluran beras dilakukan dengan harga Rp 8.600 per kg untuk kemasan 50 kg dan Rp 9.050 per kg untuk kemasan 5 kg. Sedangkan penjualan kepada masyarakat secara eceran sebesar Rp 9.950 per kg sesuai dengan peraturan Menteri Perdagangan Nomor 75 Tahun 2017.

“Agar konsumen mendapatkan harga terjangkau dan daya saing yang seimbang di pasar,” lanjut Edison. (bp)

Yuk Baca