Sabtu, 11 April 2026

Hadirkan Solusi Digital, Telkomsel Dorong UKM Go International

Berita Terkait

KARYAWAN Dimsum PJS menyiapkan dimsum pesanan pelanggan di Pandora Foodcourt di Batam Center, Kamis (3/1).

Telkomsel berkomitmen mendukung kemajuan bisnis Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan menghadirkan berbagai solusi digital. Dengan layanan ini, UKM Indonesia diharapkan tidak saja menguasai pasar lokal, tetapi mampu menembus pasar global.

SUPARMAN, Batam

Jika dilihat sekilas, makanan yang dimasukkan dalam toples kaca itu terlihat seperti daging dimasak dendeng. Hanya saja, potongannya terlalu kecil untuk ukuran dendeng.

Begitu juga saat dimakan, rasanya sangat mirip dengan dendeng daging khas masakan Padang. Hanya saja, dendeng yang satu ini terasa pedas.

“Kalau nggak dibilangin, mungkin orang tidak tahu kalau ini terbuat dari jamur,” kata Fedric Wilsen, Rabu (2/1) lalu.

Inilah dendeng jamur ala Fedric yang kemudian ia patenkan dengan merk Jablai. Singkatan dari Jamur Balado Cabai.

Fedric sengaja membuat dendeng berbahan dasar jamur tiram karena ingin memenuhi kebutuhan kalangan vegetarian di Batam.

“Karena pasti banyak para vegetarian yang ingin merasakan nikmatnya daging dendeng,” kata Fedric.

Mahasiswa jurusan Teknik Informatika di Universitas Universal (Uvers) Batam ini mengatakan, awalnya ia memasarkan dendeng Jablai ini di kalangan kampus saja. Kebetulan, di kampusnya cukup banyak vegetarian. Baik dari kalangan dosen maupun sesama mahasiswa.

Tak disangka, respon pasar cukup positif. Beberapa pelanggannya mengaku dendeng jamur tersebut cukup nikmat. Ditambah dengan sensasi pedas, membuat dendeng Jablai makin diminati.

“Sesuai namanya, dendeng Jablai ini berbumbu balado. Jadi rasanya pedas,” kata Fedric.

Tak mau menyia-nyiakan peluang, pria asal Pontianak, Kalimantan Barat, ini kemudian mulai serius menggeluti bisnis dendeng jamurnya itu. Ia gencar promosi melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram. Belakangan, ia juga menggunakan layanan MyAds Telkomsel untuk iklan digital.

Kini, dendeng Jablai ala Fedric dikenal tidak saja oleh kalangan vegetarian di Batam. Melainkan sudah dinikmati para vegetarian di Surabaya, Jakarta, Bekasi, Karawang, dan kota-kota lainnya di Indonesia. Dengan kemasan toples yang praktis, dendeng Jablai ini bisa dikirim ke pembeli di mana saja.

“Bahkan sudah sampai ke Singapura,” kata Fedric.

Fedric mengaku, bagi pelaku usaha UKM seperti dirinya, layanan MyAds Telkomsel bisa menjadi solusi digital untuk mendongkrak pertumbuhan bisnis. Sebab iklan yang dipasang di MyAds akan menyasar konsumen yang sesuai target. Misalnya berdasarkan usia, jenis kelamin, lokasi, hingga perilaku konsumsinya.

Pengalam serupa dirasakan Suriadi, pemilik usaha Dimsum PJS. Pria yang akrab disapa Adi ini mengaku layanan MyAds Telkomsel sarana tepat bagi pelaku UMK untuk beriklan secara digital.

“Saat ini saya masih menggunakan layanan SMS broadcast saja. Tapi itu sudah cukup efektif,” kata Adi saat ditemui di Kedai Dimsum PJS di Pandora Foodcourt, Batam Center, Kamis (3/1).

Lewat Telkomsel MyAds, kata Adi, para pelaku UKM dapat menjangkau konsumen baru yang lebih luas. Sehingga promosi usaha akan lebih cepat dan menyebar ke pelanggan-pelanggan baru.

Adi sudah mengujinya. Beberapa pembeli yang datang ke kedainya merupakan pelanggan baru. Selebihnya merupakan konsumen lama.

Seperti pengalaman Fedric, Adi juga mengaku jika dimsumnya sudah banyak dinikmati pembeli dari negeri jiran, Malaysia dan Singapura. Bahkan, Adi mengaku ada pelanggannya yang menawari untuk membuka cabang di Johor, Malaysia.

“Tapi saya belum siap. Karena ini masih mengembangkan usaha yang di Batam,” kata pria asal Sumatera Utara ini.

Vice President Digital Advertising and Analytics Telkomsel Harris Wijaya mengatakan, sektor UMKM memiliki peranan penting dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, juga mengurangi angka pengangguran. “Oleh karena itu, sebagai operator seluler terdepan di Indonesia, kami berupaya turut membantu sektor UMKM dalam meningkatkan produktivitasnya dengan menjangkau konsumen yang lebih luas melalui layanan Telkomsel MyAds. Kami berharap layanan ini dapat membantu merangsang pertumbuhan sektor UMKM di Indonesia lebih baik lagi,” kata Harris dalam rilisnya kepada Batam Pos, beberapa waktu lalu.

Dengan menggunakan layanan Telkomsel MyAds, pengiklan akan dimudahkan dalam membuat dan mengirimkan iklan mereka ke pelanggan Telkomsel langsung ke perangkat selulernya melalui SMS, MMS, dan USSD. Lebih jauh, pengguna platform ini juga dapat mengkustomisasi iklan tersebut sesuai dengan kebutuhannya dengan empat keunggulan layanan yang ditawarkan, yaitu Location Based Advertising (LBA), Broadcast, Targeted, dan Interactive.

LBA adalah layanan beriklan yang memungkinkan pengiklan untuk mengirimkan kampanye iklannya kepada pelanggan Telkomsel di sekitar lokasi tertentu sesuai dengan kebutuhan pengiklan. Broadcast adalah layanan beriklan yang memberikan keleluasaan kepada pengiklan untuk mengirimkan iklan dalam jumlah besar (bulk) sesuai dengan data dan kebutuhan yang dimiliki pengiklan.

Targeted adalah layanan beriklan yang memberikan keleluasaan kepada pengiklan untuk mengirimkan iklan kepada pelanggan Telkomsel sesuai dengan profil yang dibutuhkan, seperti jenis kelamin, usia, maupun perilaku penggunaan layanan. Sementara Interactive adalah layanan beriklan yang memungkinkan pengiklan dapat mengirimkan iklan yang interaktif kepada pelanggan Telkomsel serta dapat digunakan untuk kuis dan survei sehingga berpotensi memperkuat user engagement.

Sementara Vice President Corporate Account Management Telkomsel Primadi K Putra dalam rilisnya kepada Batam Pos mengatakan, dengan solusi digital yang ditawarkan Telkomsel, para pelaku usaha kecil dan menengah bisa menjangkau konsumen lebih luas. Apalagi saat ini perilaku konsumen sudah berubah dari pola belanja konvensional ke online.

“Saat ini zaman sudah berubah. Kalau dulu kita membeli barang dengan datang ke toko. Sekarang di era digital, kita mencari sesuatu lewat internet. Karena itu, Telkomsel menghadirkan solusi digital agar UKM lokal mampu bersaing dalam skala nasional dan internasional,” kata Primadi.

Puluhan UKM Batam Pakai Solusi Digital Telkomsel

Manager Branch Batam Telkomsel Agus Pramono mengatakan, respon UKM di Batam terhadap solusi digital yang ditawarkan Telkomsel cukup baik. Saat ini sudah ada puluhan pelaku UKM di Batam yang menggunakan solusi digital dari Telkomsel.

Agus mengatakan, beberapa komunitas UKM di Batam juga menggunakan solusi digital Telkomsel secara bersamaan. Seperti beberapa UKM di Bandara Hang Nadim, Batam.

“Khusus di Hang Nadim saja ada 50 tenant yang menggunakan solusi digital dari kami,” kata Agus, Jumat (4/1).

Tingginya respon UKM di Batam ini tak terlepas dari gencarnya Telkomsel mensosialisasikan solusi digital tersebut. Selain melalui pendekatan ke pelaku UKM, sosialisasi juga dilakukan melalui forum group discussion (FGD) di berbagai event dan momen.

Karena sifatnya digital ini transparan, maka harapannya pebisnis atau pelaku UMKM paham akan solusi yang dibutuhkan,” kata Agus.

Menurut Agus, kehadiran solusi digital dari Telkomsel ini membuka peluang bagi sektor UKM untuk berkembang lebih besar. Khusus di Batam, dengan solusi digital yang ditawarkan Telkomsel, pelaku UKM bisa mengembangkan bisnisnya dengan pasar yang lebih luas karena bisa menjangkau konsumen hingga Malaysia dan Singapura.

“Apalagi jika pelaku UKM masuk ke dalam pusaran simbiosis pariwasata. Sehingga peranan UKM sangat bisa berdampak,” kata Agus.

Agus melanjutkan, selain MyAds saat ini ada lima produk solusi digital Telkomsel yang paling diminati pelaku UKM di Batam. Di antaranya Payment of Sales, E-Employee (Gadjian+Hadir), E-Accounting, Kofera, danToko Digital.

Sementara Wakil Ketua Kadin Batam Suriadi mengatakan, era digital memang tak bisa dibendung. Sehingga sudah saatnya para pelaku usaha, termasuk UKM, untuk memanfaatkan teknologi dalam pengembangan bisnis dan usahanya.

“Kami berharap pelaku usaha baik sekala besar, menengah, dan kecil untuk melek teknologi. Sehingga mereka bisa bersaing baik di dalam negeri maupun di kancah global,” kata Suriadi, Kamis (3/1).

Menggunakan layanan atau solusi digital Telkomsel merupakan salah satu langkah tepat bagi pelaku UKM untuk mengembangkan bisnisnya. Sebab saat ini perilaku konsumen juga sudah mulai bergeser dari model belanja konvensional ke model belanja online atau digital. (***)

Update