
foto: instagram Alamaak Services
Bisnis rintisan (startup) digital di Kota Batam menemukan momentum untuk berkembang dan makin dikenal luas masyarakat. Salah satunya lewat ajang kompetisi The NextDev Talent Scouting 2018 persembahan dari Telkomsel. Di antara yang merasakan berkah itu adalah Alamaak Services, startup digital yang menyediakan multijasa utamanya untuk layanan kebersihan. Namanya juga kian melejit setelah ikut kompetisi. Suatu loncatan untuk mendorong anak muda Indonesia menggenggam masa depan di era digital.
RATNA IRTATIK, Batam
Suara mesin penyedot debu (vacuum cleaner) terdengar menderu dari ruangan di salah satu restoran di Nagoya Hill Shopping Mall, Lubukbaja, Kota Batam. Tampak seorang pria mengenakan kaos biru bertuliskan Alamaak di bagian punggungnya, sedang mengarahkan ujung gagang vacuum cleaner tersebut ke sofa panjang di tengah-tengah ruangan restoran. Ia terlihat sedang membersihkan kotoran di sela-sela lipatan antara bagian tempat duduk dengan sandarannya.
“Sebelumnya kena tumpahan air, jadi biar bersihnya sempurna dan wangi, kita yang kerjakan,” kata Andi Kurniawan, Co-Founder and COO Alamaak Services, menjelaskan aktivitas stafnya di salah satu restoran tersebut.
Alamaak Services adalah layanan on demand cleaning services yang fokus untuk rumah, kantor, apartemen, restoran, dan lain-lain. Layananya meliputi pembersihan seperti sofa, kasur, karpet, dan memoles lantai (polishing floor) khusus rumah. Alamaak Services juga merupakan salah satu startup digital di Kota Batam yang namanya kian melambung dari waktu ke waktu. Karena multijasa layanan yang ditawarkan, startup ini bahkan dikenal luas hingga ke Singapura dan Malaysia.
“Target kita memang untuk kalangan medium high (menengah ke atas),” sebut Andi.
Ketika peyedia jasa (provider) telekomunikasi, Telkomsel menggelar acara The NextDev Talent Scouting seri ke-4 di Batam tahun 2018 lalu, Alamaak Services ikut ambil bagian. Pada bulan Oktober 2018, Alamaak Services jadi satu di antara dua startup digital yang lolos ke babak final pitching day dan berlaga di Jakarta mewakili Batam.
The NextDev Talent Scouting Batam 2018 adalah ajang pencarian dan pengembangan startup digital terbaik yang punya dampak sosial luas di masyarakat. The NextDev sendiri merupakan kontribusi Telkomsel dalam hal tanggung jawab sosial perusahaan atau cororate social responsibility (CSR) untuk membuat dampak sosial melalui teknologi. Selain itu, The NextDev juga bagian dari upaya Telkomsel untuk mendorong anak muda Indonesia memanfaatkan era digital, membantu menumbuhkan komunitas dan demi menggenggam peluang untuk masa depan.
Menurut Andi, keikutsertaan Alamaak Services pada acara itu antara lain bertujuan agar startup digital tersebut makin dikenal luas oleh masyarakat, baik di dalam dan luar negeri. Selain sudah dikenal di tiga negara yani Indonesia, Singapura dan Malaysia, ia juga berkeinginan agar Alamaak bisa menjangkau pangsa pasar hingga Asia Tenggara. Terlebih, usai kompetisi itu Andi juga menyebut banyak hal yang didapat Alamaak.
“Kami dapat belajar banyak dari dewan juri mengenai seluk beluk startup, khususnya yang menghasilkan social impact (dampak sosial), tentunya juga relasi guna berkolaborasi karena saat ini eranya berkolaborasi,” tutur Andi.
Bahkan pada bulan April nanti, sambung dia, Alamaak terpilih mengikuti NextDev Academy dari Telkomsel. “Kami dapat bimbingan dari para praktisi startup untuk pembekalan agar growth (bertumbuh), memiliki basis legal (hukum), (tertata) finance (keungan), teknologi dan lainnya,” sebut Andi.
Sementara itu, Manager Digital Regional Expansion Sumbagteng Telkomsel, Wahyudanto Sudiyono menjelaskan, The NextDev Talent Scouting merupakan sebuah ajang pencarian startup pengembang aplikasi digital.
“Dalam The NextDev Talent Scouting 2018, persyaratan utama aplikasi yang didaftarkan adalah harus mampu menghadirkan dampak sosial positif yang dapat membantu kehidupan masyarakat Indonesia,” katanya.
Beberapa contoh kategori sebagai dasar pengembangan solusi, yang merefleksikan berbagai bidang yang menyentuh aspek kehidupan masyarakat secara langsung, di antaranya pendidikan, pemerintahan, lingkungan, kesehatan, transportasi, pariwisata, energi, agrikultur, dan perdagangan.
“Para startup terbaik berkesempatan mengikuti program pengembangan bisnis The NextDev Academy, serta memperoleh hadiah dan fasilitas pengembangan startup,” jelas dia.
Pengembangan itu meliputi seed fund untuk startup terbaik, investors yakni akses ke angel (penyokong keuangan) investor dan venture capital/VC atau modal usaha. Selain itu, ada juga mentoring yakni menghadirkan mentor yang didedikasikan khusus bagi startup, kemudian knowledge training (pelatihan untuk menambah pengetahuan) dari pakar dan praktisi startup, serta marketing untuk menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Telkomsel dan akses pelanggan.
“Ada juga media publication atau akses ke media untuk publikasi yang meluas, serta trip and experience atau kesempatan mengunjungi perusahaan digital terbaik di dunia,” terang Wahyu.(*)
