
batampos.co.id – Rencana maskapai penerbangan Lion Air Grup menghapus kebijakan gratis bagasi mulai 8 Januari mendatang menuai protes dari masyarakat yang biasa menggunakan jasa maskapai ini saat bepergian.
Seperti yang dikatakan calon penumpang Lion Air yang tinggal di Batam Kota, Yasmin. Menurutnya kebijakan menghapus kebijakan bagasi gratis lalu mengkomersilkannya membuat calon penumpang kecewa.
”Kalau bagasinya saja dikenakan tarif yang menurut saya mahal, itu nanti biayanya habisnya sama dengan tarif penerbangan pesawat yang lebih bonafit dan full service,” ujarnya saat ditemui di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (5/1/2019) sore.
Padahal, lanjutnya, maskapai Lion Air sendiri merupakan pilihannya tiap pergi ke luar kota. Yasmin menjatuhkan pilihannya ke maskapai penerbangan Lion Air karena memang tarif tiketnya murah, dan ada jatah bagasi gratis serta rute penerbangannya hampir semua ada.
Namun setelah keluarnya aturan penghapusan bagasi gratis, Yasmin mengaku akan berpaling ke maskapai penerbangan lain selain Lion Air.
”Kalau bisa dipertimbangkan lagi. Janganlah dihapus gratis bagasi penumpang. Kalau dipaksakan diterapkan, saya yakin akan berpengaruh ke merosotnya jumlah penumpang Lion Air,” terangnya.
Hal senada juga dikatakan Andre, warga Tiban yang baru saja landing dari Jakarta ke Batam.
”Kalau bisa jangan dihapus. Masih banyak masyarakat yang membutuhkan penerbangan murah seperti Lion Air. Kalau bisa ditunda-tunda dulu kebijakan itu,” terangnya.
Distrik Manajer Lion Air Grup Batam, M Zaini Bire menegaskan kebijakan penghapusan gratis bagasi penumpang merupakan keputusan dari Lion Air Grup di pusat.
”Kami yang di daerah ini hanya bertugas menjalankan kebijakan dari pusat saja. Kapan kebijakan ini nantinya diberlakukan, kami menunggu edaran dari pusat turun ke Batam,” ujar Bire, panggilan akrabnya.
Pembelian bagasi Lion Air sendiri, lanjut Bire, dikelompokkan dalam beberapa voucher seperti voucher bagasi seberat 5 kg, 10 kg, dan 15 kg. Tiap rute atau tujuan, tarif bagasinya berbeda-beda.
Pembelian bagasi itu bisa didapat di agen-agen Lion Air. Minimal pembeliannya 6 jam sebelum jadwal keberangkatan.
”Kalau dibeli melewati batas waktu itu, maka akan diberlakukan tarif lebih mahal lagi,” ujarnya.
Bagasi dengan berat 5 kg dikenakan tarif Rp 220 ribu, 10 kg Rp 440 ribu, dan 15 Rp 660 ribu. (ska)
