
batampos.co.id – Pelaku penipuan online semakin gencar melakukan aksi penipuan melalui media sosial. Ini terjadi karena masih banyak masyarakat yang mudah tergiur dengan iming-iming para pelaku yang menjual barang atau produk dengan harga yang sangat murah.
Pihak kepolisian sudah berulang kali melakukan sosialisasi dan himbauan namun korban masih tetap berjatuhan. Korban yang terbaru adalah Rahayu, mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Batuaji. Gadis 21 tahun itu kehilangan tabungannya sebesar Rp 8 juta setelah diperdaya oleh pelaku penipuan online melalui akun Instagram, Senin (7/1/2019) siang.
Warga kaveling Sagulung Baru itu tergiur dengan promosi ponsel pintar iPhone X baru seharga Rp 8 juta di akun instagramnya. Tanpa pikir panjang karena didorong keinginan yang kuat untuk memiliki ponsel yang canggih itu, Rahayupun melakukan percakapan lebih lanjut dengan pelaku penipuan. Dia diminta untuk transfer uang sebesar Rp 8 juta oleh pelaku.
“Saya tergiur karena murah. Di sini (Batam) saya cek harga (iPhone X) harganya diatas Rp20 an juta,” ujarnya.
Usai transfer, ternyata akun Instagram dan nomor ponsel pelaku tak aktif lagi. Diapun akhirnya sadar kalau sudah diperdaya pelaku.
“Entahlah pak, sial kali saya. Biasanya tak percaya sama begituan tapi seperti dihipnotis saya kali ini,” ujar Rahayu kepada pihak kepolisian Batuaji saat melaporkan kejadian yang dialaminya itu, kemarin.
Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe saat dikonfirmasi lebih merespon ke nada himbauan. Maraknya aksi penipuan online yang terjadi belakangan ini karena memang masih banyak peluang dari masyarakat. Masyarakat masih banyak yang kurang bijak karena mudah percaya dengan tawaran-tawaran seperti itu. “Itulah padahal sudah sering kami himbau dan sosialisasi tapi masih saja ada korban. Masyarakat mudah percaya dengan iming-iming pelaku. Padahal lalau pakai nalar yang sehat seharusnya curiga dengan kemiringan harga jual barang yang ditawarkan,” ujar Dalumthe.
Dengan adanya kejadian itu Dalimunthe kembali mengingatkan khususnya masyarakat Batuaji untuk lebih bijak dan hati-hati lagi kedepannya. Jika memang ingin berbelanja melalui online sebaiknya periksa dulu kebenaran akun atau orang yang menawarkan barang tersebut.
“Jangan langsung percaya saja seperti ini. Harus teliti bila perlu datangi langsung alamatnya. Kalau di luar Batam ya cari tahu kebenarannya,” imbau Dalimunthe. (eja)
