Yuliana seorang warga saat memilih cabai di pasar Mega Legenda. (Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos.co.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaga-ngan (Disperindag) Kota Batam Zarefriadi menganggap kenaikan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok, seperti cabai, ikan dan ayam potong segar, masih wajar. Termasuk harga cabai merah yang sudah menembus Rp 85 ribu per kilogram (kg)

Menurutnya perubahan atau fluktuasi harga di pasaran hal lumrah. Bahkan, ia mengatakan tingginya harga suatu komoditas pangan di salah satu pasar bukanlah sebagai patokan. ”Biasa, misal hari Selasa turun lalu Kamisnya naik,” kata Zaref, Kamis (10/1).

Dia juga mengklaim saat ini tidak ada kenaikan harga yang cukup signifikan. ”Sekarang enggak ada (kenaikan harga kebutuhan pokok, red) yang luar biasa. Biasa saja,” ucapnya.


Bahkan, ketika disinggung soal rencana kerja sama de-ngan daerah lain, seperti Jambi dan Padang, Sumatera Barat guna mendatangkan bahan pokok, diakuinya belum ada perkembangan berarti hingga kini. ”Masalahnya satu, transportasi,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Batam Adisthy menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei harga yang dirilis pada Selasa (8/1) lalu, harga cabai merah menyentuh di angka Rp 85 ribu per kg. Demikian juga cabai rawit merah dijual Rp 70 ribu serta cabai merah keriting Rp 44 ribu per kg.

Dikatakan Adisthy, daftar rilis survei harga sembako tersebut sudah diserahkan ke Satgas Pangan. Selanjutnya, Satgas Pangan yang akan memberikan penindakan jika terjadi permainan harga. ”Kalau dari pedagang sudah kita kontrol, sekaligus kita minta tulis harga di tokonya,” kata Adisthy.

Sementara itu, pantauan di sejumlah pasar kemarin, harga cabai merah, ikan segar maupun ayam potong segar masih tinggi. Andre, pedagang di Pasar Fanindo, Batuaji menyebutkan harga cabai merah masih berkisar Rp 65 ribu sampai Rp 70 ribu per kg. Bahkan sempat menembus Rp 80 ribu per kg. ”Kini sudah berangsur turun tetapi belum normal,” katanya.

Untuk persediaan, kata dia, hanya 15 sampai 20 kg. Diakui-nya, melambungnya harga cabai merah membuat sejumlah pedagang tidak berani memasok dengan jumlah ba-nyak. Sebab, tingkat konsumsi masyarakat juga menurun. ”Rata-rata pembeli mengurangi jumlahnya. Hanya membeli seperempat sampai sete-ngah kilogram saja,” jelasnya.

Selain cabai, harga ayam potong segar juga mengalami kenaikan. Di Pasar Sagulung misalnya. Pedagang menjual ayam potong segar di kisaran Rp 36 ribu hingga Rp 37 ribu per kg. Dampaknya, pembeli juga menurun. ”Yang beli hanya sedikit, kalau ba-nyak untuk rumah makan dan katering,” sebut Hendra, pe-dagang ayam di Pasar Sagulung, kemarin.

Hendra menyebutkan, dalam sepekan ini harga ayam potong segar mengalmi beberapa kali kenaikan. Mulai dari Rp 28 ribu, Rp 29 ribu, Rp 34 ribu, dan terakhir naik jadi Rp 37 ribu per kg. ”Biasanya mampu memotong 500 sampai 600 ekor per hari, sekarang hanya 300-an ekor saja,” sebutnya.

Sedangkan Herman, pedagang cabai di Pasar Mega Legenda mengatakan, harga cabai merah terus naik sejak pekan lalu. Saat ini ia menjual di kisaran Rp 75 ribu per kg. ”Cabai merah naik. Tadinya Rp 50 ribu sampai Rp 55 ribu, tapi sekarang sudah Rp 75 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Kemarin, harga ikan segar juga terpantau masih tinggi. Misalnya, ikan selar biasanya dijual Rp 35 ribu sampai Rp 38 ribu per kg, kemarin sudah Rp 45 ribu per kg. Begitu juga ikan tongkol dijual Rp 32 ribu per kg. Sedangkan sayur-sayuran seperti bayam dan kangkung cenderung stabil. Biasanya bayam dijual Rp 10 ribu per kg, kini hanya Rp 7 ribu per kg. Begitu juga sayur kangkung, Rp 7 ribu per kg.

Sementara itu, harga ikan di Pasar Tiban Center dijual bervariasi, seperti ikan tongkol dijual Rp 37 ribu per kg, kembung Rp 45 ribu per kg, dan lebam Rp 45 ribu per kg.(cr1/rengga/yul)

Loading...