batampos.co.id – Polisi menggagalkan aksi penjambretan di dekat kawasan Orchid Park, Batam Center, Kamis (10/1) sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu penjambret, Fikar, 27, bersama seorang rekannya yang masih buron memaksa Chu Hook, 81, dan istrinya menyerahkan perhiasan kalung dan cincin yang ia kenakan dengan menodongkan pisau.

Aksi penjambretan ini bermula ketika Fikar bersama temannya yang belum diungkap identitasnya itu mengendari sepeda motor di dekat kawasan Orchid Park. Ketika itu, dua pelaku melihat Chu Hook bersama istrinya hendak berolah raga pagi. Tiba-tiba, mereka berpapasan dan melihat korban mengenakan barang berharga.

”Waktu itu, kami sama-sama turun dari sepeda mo­tor untuk menanyakan alamat. Setelah itu, kami todongkan pisau ke depan matanya,” tutur Fikar saat ditemui di Mapolresta Barelang.


Saat mengancam dengan pisau itu, istri Chu Hook ketakutan.

Fikar langsung merampas kalung emas yang dipakai istri Chu Hook. Sementara Chu Hook sempat melakukan perlawanan untuk mempertahankan cincin dan jam tangannya. Perlawanan itu mengakibatkan luka di bagian tangannya.

Beruntung, pada saat bersamaan salah seorang anggota polisi lewat di sekitar lokasi kejadian dan melepaskan tembakan ke udara. Rekan Fikar yang mendengar letusan senjata api langsung kabur dengan sepeda motor yang mereka gunakan. Sementara, Fikar tak sempat kabur dan akhirnya berhasil diamankan polisi.

”Saya tidak sempat kabur karena dengar bunyi tembakan. Kawan saya kabur pakai motor. Saya baru kali ini menjambret karena tidak ada uang untuk sehari-hari,” katanya.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan dua buah pisau yang digunakan pelaku dalam aksinya. Selain itu, diamankan juga satu buah kalung emas yang sebelumnya dipakai korban.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan membenarkan kejadian ini. Hingga kemarin, pelaku masih dimintai keterangan di ruang Jatanras Polresta Barelang. Untuk satu pelaku yang masih buron, ia sudah menerjunkan anggota Unit Opsnal Polresta Barelang untuk memburunya.

”Pelaku baru saja kita amankan. Namun, untuk yang lainnya masih kita dalami keterangannya. Termasuk sudah berapa kali dia melakukan aksinya,” ujarnya. (egi)

Loading...