batampos.co.id – Harga ikan melonjak. Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Husnaini mengatakan kenaikan harga ikan di pasaran dipicu faktor cuaca. Menurutnya, saat ini sedang musim angin utara, sehingga membuat nelayan lokal kesulitan melaut. Akibatnya terjadi kelangkaaan ikan di pasar yang menyebabkan harga mahal.

Selain permasalahan tersebut, peralatan melaut milik nelayan lokal masih sangat sederhana. ”Mereka (nelayan lokal, red) tak berani melaut karena sedang musim angin utara. Karena perahu yang mereka pakai untuk melaut juga masih kecil,” kata dia, Kamis (10/1).

Diakuinya kondisi cuaca yang tengah melanda perairan Kepri saat ini, membuat pasokan ikan ke Batam turun. Hal ini menyebabkan harga ikan naik hingga dua kali lipat. Sebab untuk memenuhi kebutuhan ikan tetap terpenuhi di pasar Batam, distributor ikan berusaha mendatangkan ikan dari luar daerah seperti Natuna hingga Anambas.


Efeknya, kata Husnaini lagi, distributor harus mengeluarkan biaya operasional yang lebih besar, sehingga turut berdampak pada harga ikan yang dijual di pasar.Seperti ikan tongkol, selar, dan beberapa jenis ikan lainnya. ”Kalau ikan dari nelayan lokal hanya jenis ikan karang. Sedangkan jenis lainnya didatangkan dari luar,” sebutnya.

Selain itu, diakuinya bahwa kondisi ikan di pasar saat ini kualitasnya juga kurang bagus, namun masih layak untuk dikonsumsi. ”Itu karena pasokan yang tidak lancar tadi. Jadi berimbas juga pada kondisi ikannya,” imbuhnya. (cr1/rengga/yul)

Loading...