foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Manager Operasional PT Pelni Cabang Batam, Dicky Dermawandi, Jumat (11/1/2019) mengatakan Kapal Pelmi masih menjadi pilihan warga untuk bepergian.

“Mungkin karena murah, jadi masih menjadi pilihan warga, terutam saat menjelang hari besar seperti lebaran dan Natal,” kata Dicky.

Loading...

“Jadi mereka beralih ke transportasi laut. Karena memang murah, meskipun di perjalanan mau satu harian juga,” jelasnya.

Dicky menyebutkan periode dari tahun 2017 ke 2018 terjadi pengingkatan penumpang yang menggunakan jasa KM Kelud menuju Belawan dan Tanjungpriok. Berdasarkan data manifest penumpang lonjakan penumpang terjadi tiga persen di tahun 2018 ini.

“Lumayan juga tiga persen dari total keseluruhan. Data pasti berapa total penumpang saya lupa. Yang jelas ada peningkatan,” sebutnya.

Konsistensi harga yang tidak berubah dari tahun ke tahun menjadi faktor KM Kelud masih diminati sampai saat ini. Khususnya menjelang Natal. Lonjakan harga tiket pesawat cukup tinggi, sehingga menyulitkan warga untuk membeli tiket.

“Solusinya mereka naik Pelni. Bayangkan saja kalau pake pesawat bisa sampai jutaan sedangkan dengan Pelni mereka hanya bayar kelas ekonomis Rp 220 ribu,” tambahnya.

Perbedaan cukup signifikan meskipun kalau menggunakan armada laut perjalanan lebih lama dibandingkan dengan pesawar yang bisa hitungan jam tiba ditempat tujuan.

Ia berharap penumpang yang menggunakan armada laut terus melonjak, pelabuhan pun ia berharap bisa dibenahi.

“Masalahanya di situ saja. Kalau dari armada kami siap- siap saja,” tutupnya. (yui)

Loading...