foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Bisnis jasa pengiriman barang terus bertumbuh di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Dari data yang didapat Batam Pos, kegiatan pengiriman barang selama tahun 2018 tercatat 28.060 ton yang dikirimkan keluar Batam.

Direktur Badan Usaha Bandara Udara Hang Nadim, Suwarso menyebutkan jumlah barang yang dikirimkan tersebut terus bertambah tiap tahunnya.

“Selalu naik,” katanya, Kamis (10/1/2019).


Ia mengatakan lonjakan pengiriman paling banyak terjadi di tahun 2017. Sebelumnya di tahun 2016, barang yang dikirim keluar Batam sebanyak 15ribuan ton. Namun di tahun 2017, sebanyak 20.853 ton barang yang dikirim keluar Batam.

Suwarso mengungkapkan sepanjang tahun 2018 rata-rata dalam sebulan di kargo Hang Nadim, yang dikirim keluar Batam sebanyak 2ribuan ton.

“Untuk tahun ini, kami tidak bisa memperkirakan naik atau turun,” ucap Suwarso.

Terkait pengiriman barang di Bandara Internasional Hang Nadim, Suwarso mengatakan di kargo ada dua perusahaan yang mengelola pengiriman barang yakni DBM dan Persero.

Tarif perkilo kedua perusahaan ini ditentukan dari Peraturan Kepala BP Batam.

“Itu masuk PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), sekilonya Rp 30 ribu,” ucap Suwarso.

Dan sejak 2016, tarif pengiriman barang di Hang Nadim tidak pernah mengalami kenaikan.

“Kalaupun ada masyarakat bilang tarif pengiriman barang naik. Mungkin tergantung jasa pengiriman barangnya. Kalau kami di BP Batam, naik atau turunnya PNBP tarif kargo itu, berdasarkan kebijakan Kepala BP Batam,” ucapnya.

Ia mengatakan saat ini hampir seluruh maskapai di Hang Nadim melayani jasa pengangkutan barang.

“Lion Air, Citilink, Garuda, Sriwijaya semuanya melayani. Namun Lion Air paling banyak diminati beberapa jasa pengiriman. Karena memiliki rute paling banyak dan lengkap, dibandingkan beberapa maskapai lainnya,” ungkapnya. (ska)

Loading...