Penampakan ikan caroang yang dikenal agresif dan mematikan (Istimewa/YouTube)

batampos.co.id – Warga mengenal ikan seperti foto diatas dengan nama ikan caroang atau ikan cendro.

Ini ikan yang berbahaya untuk manusia. Ia agresif dan suka menyerang.

Adalah Andri, 32, nelayan Dusun Kalapatiga RT 04/RW 09 Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran yang mengalaminya.

Andri diserang ikan caroang atau ikan cendro itu saat menyelam berburu ikan di kawasan perairan Cagar Alam Pangandaran, Jumat (11/1/2019).

Korban meninggal dengan luka tusukan ikan yang dikenal agresif tersebut.

Dodi Abdillah, 37, anggota Tagana Pangandaran yang juga rekan korban menuturkan, kejadian tersebut bermula saat korban tengah berburu ikan dengan menyelam ke dasar laut.

“Korban tiba-tiba diserang caroang dan terkena tusukan moncong mulut ikan itu tepat di bagian urat nadi leher,” ungkapnya kepada Radar Tasikmalaya.

Dikatakannya, rekan-rekan korban yang saat itu mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya menolong dan mengangkat korban yang bersimbah darah ke atas perahu.

“Saat dievakuasi korban masih bernapas, namun penuh darah karena luka di bagian leher. Tiba di puskesmas, korban mengembuskan napas terakhirnya,” kata Dodi.

Diketahui, saat itu korban tengah melaut bersama 6 rekannya untuk berburu ikan. Setibanya di lokasi, tepatnya di kawasan perairan Batu Bodas, Cimanggu, mereka berpencar.

Menurut Dodi, caroang merupakan ikan agresif yang kerap menyerang para penyelam.

“Ikan itu memang mengejar cahaya, kebetulan korban yang saat itu jaraknya dekat, caroang menyerang korban yang menggunakan lampu senter di tangannya. Namun moncong ikan malah mengenai bagian leher korban,” ujarnya.

Komandan Pos TNI AL Dayat Sudrajat membenarkan kejadian tersebut. korban meninggal akibat diserang ikan caroang saat mencari ikan.

“Iya benar, korban meninggal dengan luka tusuk di bagian leher akibat diserang ikan caroang saat mencari lobster,” ungkapnya.

Dikatakannya, jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (JPC)