Sampah di lokasi taman Welcome to Batam (WTB),
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah berambisi membangun sektor pariwisata. Namun sayang sejumlah ikon kota juga destinasi wisata justru mudah ditemui sampah yang berserakan.

Pantauan Batam Pos, seperti di area Masjid Agung Batam, sampah styrofoam dan plastik terlihat berserakan di sudut-sudut area ikon Kota Batam ini.

Tidak hanya itu, hal serupa di depan area WTB, Batam Center.

Juga di kawasan wisata Jembatan Barelang, baik Dendang Melayu maupun Tanjung Penarik.

Ironisnya, sampah berserakan, tempat yang tersedia justru kosong. “Perlu kesadaran warga juga sih sebenarnya,” kata pengunjung Jembatan Barelang, Mira, Sabtu (12/1/2019) sore.

Pelaksana Tugas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata mengatakan, di area Jembatan Barelang ada sekitar lima petugas kebersihan. Penanganan kawasan ini akan berlanjut, kelak ada dibentuk satgas yang mempunyai tugas masing-masing, baik kebersihan hingga taman.

“Kawasan ini dalam penataan, kalau selesai akan sesuai peruntukanya,” imbuhnya.

Tidak hanya untuk kawasan Jembatan barelang, ia berharap masyarakat sebagai pengunjung dapat ambil bagian menjaga destinasi wisata maupun ikon Batam.

“Kita kenal sapta pesona, konsep ini harus hadir di obyek wisata. Kita harus sama-sama sadar dan menjaga. Kita sendiri yang jaga Batam, Batam ini milik kita,” ungkapnya.

Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Faisal mengaku, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan penangangan persampahan di lokasi wisata. Di depan WTB, ia menilai pihaknya juga kerap menyampaikan kepada pedagang juga membantu petgas dengan menyiapkan kantong sampah masing-masing.

“Pengunjung mungkin membungkus belanjaannya, dan cari tempat nongkrong buat santai, di situ mereka mungkin tak jaga kebersihan,” kata dia.

Maka dari itu, ia berharap pengunjung dapat dapat menjaga lokasi wisata Batam.

“Sampah memang tanggung jawab pemerintah, tapi kami harap masyarakat jag menjaga kebersihan,” kata dia.

Untuk tempat sampah, selain yang diadakan oleh Pemko Batam, ia berharap ada keterlibatan CSR untuk menyumbangkan tempat sampah.

“Kalau ada bisa, bisa berpartisipasi,” pungkasnya. (iza)

Yuk Baca