Minggu, 26 April 2026

Hasil Kinerja Dinantikan

Berita Terkait

batampos.co.id – Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemko) Batam dirotasi dan diangkat dalam jabatan baru, Senin (14/1). Rotasi itu dilakukan pada tiga pejabat eselon II dan mengangkat dua pejabat eselon III jadi eselon II. Selain itu, ada tiga pejabat eselon IV yang ikut dirotasi.

Beberapa di antaranya, yakni Gustian Riau yang semula menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Batam dipindahkan menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mengganti Zarefriadi.

Kini, Zarefriadi dipercaya mejabat Asisten Administrasi Umum (Adum) Setdako Batam.

Sementara Asisten Adum sebelumnya, Firmansyah digeser menjadi Kepala DPM-PTSP Batam menggantikan Gustian Riau.

Selain merotasi sejumlah pimpinan tersebut, Pemko Batam juga mengukuhkan dua kepala dinas hasil lelang jabatan. Yakni, Ardiwinata sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam. Sebelumnya, Ardiwinata dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Batam pasca ditinggal pejabat sebelumnya, Pebrialin, yang dilantik sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan menggantikan Gintoyono Batong yang memasuki masa pensiun.

Selain itu, Pemko Batam juga melantik Sahmuddin sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD), menggantikan Aunar Karimsu yang pensiun sejak 1 Januari 2019. Sahmuddin sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Keta-hanan Pangan.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan, rotasi maupun pengangkatan pejabat lazim dilakukan sei-ring kebutuhan organisasi.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

”Tidak ada maksud lain atau niat menghukum. Tidak ada,” kata Amsakar saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan pratama dan pengawas di lingkungan Pemko Batam, Senin (14/1) pagi.

Amsakar memuji keberhasilan para pejabat tersebut atas prestasinya di OPD yang sebelumnya mereka pimpin. Firmansyah misalnya, disebut turut andil atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Lalu, capaian Gustian Riau yang mampu mewujudkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam yang kini menjadi rujukan berbagai daerah. Juga, kemampuan Zarefriadi menghadirkan setidaknya dua kali bazar sembako murah untuk masyarakat.

”Sekali lagi, ini bukan karena tidak berhasil, justru berhasil. Saya bangga dengan terobosan yang pernah dibuat. Tapi ini tantangan baru di tempat baru,” imbuhnya.

Sedangkan bagi pejabat yang baru naik ke eselon II, Amsakar juga mendorong agar bekerja sebaik mungkin sehingga kinerjanya bisa dirasakan.

”Saya lihat yang paling banyak senyum ada dua, Ardiwinata dan Sahmuddin. Untuk Ardiwinata, apa target (yang dicanangkan) harus betul dilaksanakan, kalau tidak nanti berubah lagi (digeser),” ucap dia.

Sejumlah tugas Ardiwinata, antara untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 2,4 juta kunjungan. Ia juga mengingatkan, lanjutan penataan sejumlah destinasi. ”Seperti Jembatan Barelang yang sekarang sedang bersolek,” kata Amsakar.

Selain itu, sejumlah jabatan eselon 4 juga dimutasi, yakni Lurah Teluk Tering Fhaisal Isfandhi yang dipindahkan menjadi Kasi Perizinan Pembangunan DPM-PTSP menggantikan Harbramsyah yang menjadi Kasubag Urusan Ketenteraman dan Ketertiban Umum, serta Perlindungan Masyarakat Setdako Batam. Posisi Lurah Teluk Tering diisi oleh Wikra Wardana, mantan Sekretaris Lurah Pantai Gelam, Bulang.

Kepada seluruh pejabat yang dilantik, Amsakar menyampaikan pesan Wali Kota Batam Muhammad Rudi bahwa jabatan tersebut harus dipertanggungjawabkan.

”Tuan yang diamanatkan diharapkan dapat memenuhi ekspektasi, baik dari kami (pimpinan), terutama kepada masyarakat,” pungkasnya. (iza)

Update