Selasa, 3 Februari 2026

Renang Butuh Venue Berstandar Internasional

Berita Terkait

batampos.co.id – Ketersediaan sarana dan prasarana menjadi salah satu kendala dalam perkembangan olahraga renang di Kepri. Terutama tidak tersedianya venue yang memenuhi standar nasional di Kepri.

Sekretaris Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kepri Ali Amran menuturkan, penghambat perkembangan renang di Kepri, juga dipengaruhi beberapa faktor lainnya. Minimnya perhatian pemerintah dan ketersediaan anggaran dalam pembinaan cabor renang diakuinya masih menjadi kendala terbesar.

”Bagaimana kami mau melaksanakan prog-ram kerja jika dukungan anggaran belum tersedia. Hanya sesekali saat menggelar kegi-atan KONI Kepri memberikan bantuan.

Itupun bisa dibilang belum bisa menutup kebutuhan,” keluh Ali Amran, Kamis (17/1) lalu.
PRSI Kepri sendiri sejatinya akan menggelar beberapa kejuaraan baik itu kategori kelompok umur (KU) hingga di tingkat pelajar untuk memotivasi atlet renang di Kepri.

”Event ini dimaksudkan untuk uji kemampuan atlet renang di Kepri. Jadi, bisa mengetahui sejauh mana perkembangan olahraga renang di Kepri,” paparnya.

Rencananya PRSI Kepri akan menggelar kejuaraan setiap dua hingga tiga bulan sekali. Karena semakin sering kejuaraan digelar maka akan semakin tahu kekuarangan dalam pembinaan renang. Terdekat adalah kejuaraan antarpelajar Guberbur Cup 2019. Rencananya akan dilaksanakan Maret mendatang.

Ali mengatakan kejuaraan ini salah satu ajang ujicoba bagi perenang Kepri menuju ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

ilustrasi

”Karena tidak ada Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Kepri untuk cabor renang, maka kejuaraan menjadi salah satu ajang untuk mengetahui perkembangan atlet,” tuturnya.

Ketiadaaan PPLP untuk cabor renang sangat disayangkan Ali. Padahal, renang sebagai olahraga terukur memiliki potensi besar untuk menyumbangkan medali.

”Kalau ada PPLP, maka kita tidak akan kesulitan mencari atlet yang akan diturunkan di tingkat Popda, Popwil dan Popnas. Lagi pula, keberadaan PPLP akan membuat pembinaan renang di Kepri semakin fokus dan merata,” tutur pria yang pernah terpilih sebagai atlet pelatnas di nomor polo air untuk SEA Games 1991.

Ali menyebut jika permasalahan venue menjadi poin penting dalam perkembangan olahraga renang. Di Kepri belum ada venue yang berstandar nasional dan internasional. Padahal keberadaan venue ini sangat penting dalam perkembangan olahraga renang. Juga bisa menggelar kejuaraan-kejuaraan renang tingkat nasional bahkan internasional di Kepri. (yan)

Update