Aktivitas berbelanja di tos 3000, Jodoh, Batam Kepri.
foto: batamposco.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Memasuki akhir Januari 2019, harga komoditas sayuran terpantau stabil. Harga cabai merah yang sempat melambung sudah berangsur turun. Husni, 36, salah satu pedagang di Pasar Pagi Jodoh mengatakan, harga cabai merah mulai turun. Sebelumnya, harga cabai sempat menanjak hingga Rp 60 ribu per kilogram (Kg).

“Cabai merah ini sekarang Rp 32 ribu per kg. Sudah mulai turun karena pasokan lancar,” kata Husni, Minggu (20/1/2019) pagi.

Loading...

Diakuinya, selain harga normal, stok cabai merah juga cukup banyak. Tak hayal banyak beberapa pedagang menjual di bawah harga itu.

“Ada juga jual Rp 28 ribu per kg, tergantung kondisinya. Tapi yang baru masuk itu rata-rata kami jual Rp 32 ribu,” tutur pedagang asal Padang itu.

Sementara itu, Husni menyebutkan komoditas sayuran lainnya, yakni bawang merah dan bawang putih, belum mengalami perubahan harga sejak akhir tahun 2018 lalu. Untuk bawang putih sama merah harganya Rp 28 ribu per kg. ”

Bawang-bawangan sih dari kemarin (harganya) tidak berubah, masih segini-segini saja,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Yuda menyebutkan, penurunan harga cabai merah dikarenakan stok dari distributor lancar. Hal ini, katanya, juga tak lepas dari kondisi cuaca berangsur kembali normal. Sehingga hasil panen dari petani cabai menjadi stabil. “Kemarin memang ada kenaikan, namun sekarang sudah stabil dan stok cabai merah di pasaran mulai banyak lagi,” kata Yuda.

Seorang pemilik warung makan, Rina membenarkan, harga cabai merah mengalami penurunan beberapa hari ini. Pada awal Januari kemarin, harga cabai yang menjadi kebutuhan utama dalam warung nasinya itu, sempat menembus Rp 60 ribu per kg. Namun akhir-akhir ini sudah menurun menjadi Rp 32 ribu per kg.

“Kami berharap harga normal ya. Karena kalau naik seperti kemarin sangat menganggu pengeluaran kami. Sementara harga nasi sendiri tidak ada kenaikan,” kata Rina.

Sementara itu anggota Komisi II DPRD Batam Hendra Asman mengingatkan agar dinas terkait rutin mengontrol harga sembako di pasaran. Ia juga meminta jalur pengiriman barang dari luar daerah harus dipastikan, sehingga tidak menghambat pengiriman sembako ke Batam.

“Karena kita bukan daerah penghasil, pengiriman dari luar daerah harus dipastikan aman. Karena kalau ini terganggu dipastikan bisa berpengaruh kepada harga,” kata Hendra. (rng)

Loading...