Minggu, 26 April 2026

Kuota 500, yang Urus Paspor 800, Petugas Imigrasi Batam Kuwalahan

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Imigrasi Kelas 1 Batam Lucky Agung Binarto menjelaskan, jumlah pendaftar pembuatan paspor selalu melebihi kuota sebayak 500 pemohon. Padahal sebelumnya, pemohon hanya lebih sedikit dari kuota yang ditentukan. Saat ini jumlah pemohon mencapai dua kali dari kuota yang ada.

“Jumlah pemohon bisa sampai 800 orang sehari. Kami hanya sanggup layani 500,” kata Lucky ketika ditemui di Kantor Imigrasi Kelas 1 Batam, Batam Centre, Kota Batam, Senin (22/1).

Kantor Imigrasi Kelas 1 Batam membuka layanan Paspor Simpatik sejak awal Januari 2019. Program tersebut banyak diserbu masyarakat yang ingin membuat paspor. Sampai-sampai, petugas Imigrasi tak mampu melayani semua pemohon.

Layanan Paspor Simpatik sendiri merupakan salah satu bagian dari kegiatan ekstra menyambut Hari Bakti ke-69 Imigrasi. Meski demikian, jumlah pemohon yang memanfaatkan fasilitas tambahan tersebut terbilang tidak biasa.

Lucky menyampaikan, tingginya minat pemohon pembuatan paspor pada awal tahun ini memang tidak bisa dikaitkan secara langsung dengan tingginya harga tiket pesawat domestik. Sehingga masyarakat memilih bepergian melalui negara tetangga seperti Singapura atau Malaysia.

Namun kecenderungan itu cukup kuat jika melihat perbedaan harga tiket yang memang mencolok. Terutama jika bepergian dari Singapura atau Malaysia ke daerah lain di Indonesia.

“Saya ke Bangka Belitung lewat Singapura, memang jauh berbeda harganya kalau berangkat langsung dari Batam. Dari Singapura tidak sampai Rp 1 juta,” ungkap Lucky.

Terkait dengan tingginya warga yang mengajukan permohonan pembuatan paspor, Lucky mengaku sudah mengajukan penambahan kuota kepada Kantor Imigrasi Kepri. Jadi diharapkan masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pelayanan pembuatan paspor bisa memiliki peluang lebih cepat untuk dilayani.

“Kami harapkan Maret, kuota layanan bisa bertambah. Sekarang baru 500 orang. Kami minta untuk bisa bertambah jadi 800 orang,” papar Lucky. (bbi/jpc)

Update