
batampos.co.id – Sekda Kota Batam Jefridin menyebutkan, sosialiasi ketentuan pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) akan dilaksanakan di Kota Batam pada Rabu (23/1/2019). Sosialisasi yang dihelat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) ini bakal dihadiri 495 Sekda se-Indonesia.
“Yang melaksanakan Menpan-RB di Batam, tepatnya 23 Januari di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam. Hadir seluruh Sekda se-Indonesia,” kata Jefridin di DPRD Batam, Senin (21/1/2019).
Menurutnya, dalam sosialisasi ini nantinya akan dipaparkan mengenai manajemen P3K dan rencana pengadaan P3K tahap pertama. “Berarti bicara formasi (PPPK). Kalau mau tau secara prinsipnya, disana nanti,” sebut Jefridin.
Ia melanjutkan secara garis besar agendanya akan dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Materinya dibawakan oleh Deputi Bidang Aparatur dan Kemenpan RB. Materinya adalah paparan PP 49 tahun 2018 dan rencana pengadaan P3K tahap awal.
“Panjang nih agendanya. Hampir seharian dan ada diskusinya juga,” tutur Jefridin.
Disinggung mengenai kuota P3K di Batam, ia mengaku tergantung formasi yang diberikan pusat. “Formasi yang menetapkan pusat. Kita di daerah hanya mengusulkan,” jelas Jefridin.
Sebelumnya, Jefridin mengatakan, saat ini ada ribuan honorer di Batam. Sehingga, untuk mengganti tenaga honor menjadi P3K, dibutuhkan aturan teknis. “Ada mekanisme yang akan ikuti untuk menerima PPPK. Kalau ikut mekanisme, yang sekarang (honor) banyak terbuang. Karena tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi,” bebernya.
Walau pemerintah pusat sudah mengeluarkan aturan lewat Peraturan Pemerintah (PP) terkait penetuan kuota, namun teknis Batam belum. “Ini masih menungu. Sehingga jelas nanti bagaimana untuk penerimaannya,” kata Jefridin.
Ia menambahkan, kebutuhan pegawai di Batam hampir di semua bidang. Jefridin mengakui paling banyak guru dan tenaga kesehatan. Begitu juga dengan tenaga teknis, karena banyak juga tenaga teknis pemko yang sudah pensiun. Kebutuhan ini, lanjutnya sudah disampaikan ke pemerintah pusat tahun lalu. Dari 2 ribuan secara keseluruhan yang diusulkan tahun lalu, selanjutnya pusat mengeluarkan formasi Kota Batam sebesar 363 dan diterima 353 PNS.
“Artinya kebutuhan kita masih banyak. Bayangin tahun lalu kita usulkan 2 ribuan keluar formasi 363. Kapan kebutuhan itu bisa terpenuhi tergantung pusat. Kita hanya mengusulkan saja,” terang Jefridin. (iza)
