Sabtu, 25 April 2026

Pemko Batam Bangun Sekolah di Palu

Berita Terkait

Penggalangan dana untuk tsunami Palu

batampos.co.id  – Tsunami yang menerjang Palu, Sulawesi Tengah, pada September 2018 lalu tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial, namun juga pendidikan. Ribuan sekolah hancur dan kegiatan belajar mengajar pun terhenti.

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Sosial Batam memberikan sumbangsih dengan rencana pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah tersebut. Kepala Dinas Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Hasyimah mengatakan anggaran yang digunakan merupakan donasi yang dikumpulkan dari masyarakat Batam dan instansi pemerintah.

“Donasi untuk Donggala, dan Palu waktu lalu terkumpul Rp3 Miliar. Pembahasan kemarin anggaran itu mau dikasih atau bangun sesuatu atas nama Pemko Batam. Akhirnya kita bangun sekolah di Palu,” ujar Hasyimah, Senin (21/1).

Ia mengatakan pembangunan gedung tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Lamanya penyaluran donasi lantaran Pemko Batam masih melakukan pembahasan.

“Sebelumnya donasi untuk Lombok, NTT sekitarnya diberikan bantuan berupa anggaran,” sebutnya.

Namun untuk Palu Pemko ingin memberikan sumbangsi melalui pembangunan.

“Kemarin ada dua opsi masjid atau sekolah. Jadi pilihannya sekolah,” kata Hasyimah.

Selain itu sebutnya, rencana anggaran biaya (RAB) akan disusun oleh pihaknya. Begitu juga konsultan yang akan dipakai nantinya. Pihaknya berharap, pembangunan sekolah tersebut berjalan lancar sesuai rencana.

“Seharusnya kami pergi bulan ini tapi karena ada musibah jadi kita undur. Harapannya kami dengan adanya bangunan sekolah disana (Palu) bisa membantu anak-anak untuk melanjutkan sekolahnya,” ucapnya.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan Setdako Batam Yusfa Hendri, menuturkan donasi sebesar Rp 3 Miliar itu bakal digunakan untuk membangun sekolah atau masjid di daerah bencana Donggala, dan Palu.

“Kemarin masih pembahasan mau bangun masjid atau sekolah. Sehingga dapat dimanfaatkan. Dana Rp3 M donasi yang telah dikumpulkan Dinsos sejak Oktober lalu, dan beberapa instansi lainnya yang juga menyumbang,” sebut mantan Kepala Dinas Perghubungan (Dishub) Batam itu. (une)

Update